JombangBanget.id – Kementerian Sosial terus melengkapi sarana prasarana (sarpras) hingga sumber daya manusia (SDM) di Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Jombang.
Terbaru ada penambahan sarpras dapur termasuk sumber daya manusia (SDM) yang bertugas.
Kepala Sekolah Rakyat Jombang Andik Minarto menerangkan, sejumlah fasilitas telah dilengkapi secara bertahap. Salah satunya sarana memasak yang kini sudah dilengkapi.
”Jadi untuk sarpras dapur sudah lengkap,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang, (17/11).
Selain itu, tenaga memasak juga ditambah. Dari sebelumnya hanya satu orang kini bertambah jadi tiga orang.
”Juru masak juga bertambah jadi tiga orang, bertambah per 13 Oktober kemarin,” imbuhnya.
Kendati sarpras dapur sudah dipenuhi dan tenaga masak juga sudah ditambah, namun hingga kini kebutuhan makan siswa masih mengandalkan jasa katering.
Sebab, ruang dapur masih perlu dilakukan penyesuaian, termasuk tenaga masak juga masih kurang.
”Untuk tenaga masak rencananya masih akan ada penambahan lagi karena tiga orang masih kurang,” jelasnya.
Selain itu, SDM pada unit lain juga ditambah, seperti wali asrama, tenaga kebersihan, dan keamanan.
Penguatan sarpras dan SDM diharapkan dapat semakin mendukung kenyamanan dan kelancaran kegiatan pendidikan.
Baca Juga: Dokumen DPPT Rampung, Tim Appraisal Mulai Survei Lahan untuk Sekolah Rakyat di Jombang
”Saat ini total SDM di SRIT 8 Jombang mencapai 53 orang,” tandasnya.
Untuk diketahui, Sekolah Rakyat di Jombang resmi beroperasi sejak pertengahan Juli 2024.
Tahap awal hanya membuka empat rombongan belajar jenjang SMP dan SMA dengan total 100 siswa.
Berbeda dengan sekolah pada umumnya, Sekolah Rakyat menerapkan konsep boarding school atau sistim asrama.
Kegiatan pembelajaran sementara menempati gedung SKB Mojoagung yang sebelumnya sudah direhab pemerintah pusat sambil menunggu pembangunan gedung Sekolah Rakyat permanen yang rencananya akan dibangun di desa Tunggorono, Kecamatan Jombang. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz