Sabtu (1/11) tiga siswa MA Madrasatul Quran Tebuireng mengikuti final Biology Event Competition (BEC) ke-9 di Universitas Islam Malang.
Miftahul Arifin kelas XII A, Sultan Trenggono Tsany Mulyo Prakoso kelas XII G dan M Afrizal Imaduddin kelas XI B.
Alhamdulillah juara satu dan nominasi kategori best presentation.
’’Orientasinya jangan menang. Menang dan kalah itu hal yang biasa,’’ kata Dr Anang Firdaus selaku pembina saat kami menyetorkan rencana penelitian.
Motivasi kami ingin ilmu bisa memberi manfaat.
Dari keprihatinan melihat banyaknya limbah organik di dapur pesantren yang belum dimanfaatkan, kami merancang karya tulis ilmiah berjudul; Analisis Ekoteologis Pemanfaatan Limbah Organik Dapur sebagai Sumber Energi Biogas di Pesantren: Studi Kasus Madrasatul Qur’an Tebuireng.
Bagi kami, meneliti ini bentuk zikir akal. Sebab sains dan Alquran bukan dua hal yang berseberangan, melainkan dua cahaya yang saling menerangi.
Usai penyerahan piala, Gus Ghalih Ihtifazhuddin berpesan.
’’Jangan sampai karya tulis ilmiah ini berakhir di tulisan, tapi harus ada tindak lanjutnya berupa implementasi, sehingga bisa berdampak ke lingkungan sekitar,’’ ungkapnya.
Pesan itu sejalan dengan dawuh KH Abdul Hadi Yusuf Masyhar selaku pengasuh.
’’Setiap ilmu yang dikaji santri harus memberi manfaat, menjadi amal jariyah bagi sesama dan lingkungan sekitarnya,’’ tuturnya.
Oleh Miftahul Arifin, Kamar Darussalam 08 PP Madrasatul Quran Tebuireng, Jombang
Editor : Ainul Hafidz