Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Santri Antusias, MBG Mulai Disalurkan di PP Darul Ulum Rejoso Jombang, Targetnya Capai 11 Ribu Penerima

Anggi Fridianto • Kamis, 9 Oktober 2025 | 20:35 WIB

 

MAKAN BERSAMA: Ratusan siswa SMK Telekomunikasi Darul Ulum Jombang menyantap MBG di Masjid Islamic Center, (7/10).
MAKAN BERSAMA: Ratusan siswa SMK Telekomunikasi Darul Ulum Jombang menyantap MBG di Masjid Islamic Center, (7/10).

JombangBanget.id – Ribuan santri Pondok Pesantren Darul Ulum (PPDU) Rejoso Peterongan, Jombang mulai menerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sedikitnya, ada 2.300 santri menerima program MBG sejak September lalu.

Meski begitu, program makan di asrama tetap diberikan dengan penyesuaian jam.

Salah satunya terpantau di SMK Telekomunikasi Darul Ulum Jombang, tampak ratusan santri antusias menyantap menu MBG usai salat jamaah di Masjid Islamic Center kemarin (7/10).

Mereka berkumpul laikknya makan di Asrama. Sebelum menyantap menu MBG, mereka juga mencuci tangan dengan sabun.

Kemudian, sejumlah guru tampak mendata para santri sebelum menyerahkan menu MBG.

Kepala SMK Telekomunikasi Darul Ulum Jombang, Nur Laila, mengatakan program MBG di sekolahnya telah mulai aktif sejak 1 September. Sebanyak 320 siswa tercatat sebagai penerima.

Menariknya, pengiriman makanan bisa disesuaikan dengan jadwal kegiatan sekolah.

”Tergantung kita permintaannya. Misalkan ada kegiatan siang, kita minta MBG dikirim jam 10, bisa. Kita koordinasi,” ujarnya.

Selain MBG, SMK Telkom juga memiliki program gizi internal satu bulan sekali berupa pembagian susu dan buah kepada siswa.

”Alhamdulillah, MBG itu sangat membantu,” tambahnya.

Baca Juga: Bupati Jombang Sidak Pelaksanaan Program MBG, Warsubi: Kalau Kadaluwarsa Jangan Diterima!

Sementara itu, di lingkungan MPPDU Rejoso, pelaksanaan MBG dilakukan dengan pendekatan yang sedikit berbeda.

Dalam tahap awal ini, MBG menyasar 2.300 siswa dari 4 unit pendidikan di bawah naungan pondok.

”Jadi belum semua unit pendidikan menerima. Saat ini baru 2.300 santri,” terang HM Zulfikar As’ad (Gus Ufik) salah satu Majelis Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum (MPPDU) Rejoso.

Diakui, sebelum program MBG datang, pihak asrama mengelola dapur santri untuk kebutuhan makan sehari-hari.

Namun, usai MBG berjalan, jam pemberian makan bagi santri disesuaikan internal asrama.

”Intinya sama sama jalan,’’ tambahnya.

Pada tahap awal, katanya, baru empat unit pendidikan yang menerima MBG.

Nantinya, jika seluruh dapur yang direncanakan beroperasi, targetnya 11.300 santri dari 12 unit pendidikan akan menerima manfaat MBG setiap hari.

”Sekarang masih 2.300 santri per hari. Dari satu SPPG per dan ini baru satu titik yang jalan, dua titik lainnya masih proses,” ujarnya.

Untuk menjamin keamanan pangan, pengawasan internal dilakukan oleh staf pondok.

Selain itu, pihaknya juga menerapkan SOP ketat, termasuk pendataan santri yang memiliki alergi makanan dan melaporkannya ke pihak penyedia.

”Untuk antisipasi kita ada pengawasan dari staf internal,’’ pungkasnya. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Santri #Mbg #PP Darul Ulum Rejoso #Pondok Pesantren #Penerima #Jombang #Makan Bergizi Gratis