SENIN (8/9) di kamar Jannatul Firdaus 09 PP Madrasatul Quran Tebuireng, Ustad Anhar Alhafiz selaku pembina kamar menjelaskan pentingnya fokus saat membaca Alquran.
’’Saat membaca Alquran harus fokus agar benar membunyikan hurufnya. Karena ketika salah membaca huruf, maknanya juga berubah,’’ tuturnya.
Contohnya saat membaca Fatihah ayat kedua, alhamdulillahi rabbil alamin.
Alamin pakai ain, maknanya semesta alam. Tapi kalau pakai alif, maknanya berubah jadi rasa sakit.
Orang yang membaca Alquran dengan fokus akan diberi kecerdasan oleh Allah Ta’ala.
Sebagaimana disebutkan dalam QS Shad 29.
Ustad Anhar juga menyampaikan pentingnya murojaah atau deres Alquran agar ngajinya lancar.
Serta akan memudahkan kita saat menghafal Alquran.
’’Usahakan deres minimal tiga juz sehari,’’ sarannya.
Beliau cerita, dulu menghafal Alquran mulai dari nol tanpa membawa hafalan dari rumah.
Sedangkan teman-temannya rata-rata membawa hafalan dari rumah.
Baca Juga: Student Journalism: Melek Media
Tapi dia tetap berusaha menghafal setiap hari hingga akhirnya bisa wisuda hafiz saat kelas 3 MTs.
Untuk bisa hafal Quran kita harus berusaha keras.
Dengan sungguh-sungguh menghafal siang dan malam, kita pasti bisa hafal Alquran 30 juz.
Oleh Alvaro Danis Wara Wiratama, Asrama Jannatul Firdaus 09 PP Madrasatul Quran Tebuireng, Jombang
Editor : Ainul Hafidz