JombangBanget.id – Sebanyak enam SMA dan tiga Sekolah Luar Biasa (SLB) di Jombang mendapatkan program revitalisasi.
Semuanya dikerjakan dengan sistem swakelola. Saat ini mulai dikerjakan.
’’Di sekolah kami sudah berjalan sejak 18 Agustus,’’ kata Kepala SMAN Bareng, Anik Noerachini, (28/8).
SMAN Bareng mendapatkan revitalisasi berupa pembangunan dua toilet siswa.
Pengajuannya sudah dilakukan sejak tahun lalu melalui data pokok pendidikan (dapodik).
’’Sebetulnya kami mengajukan juga ke pemprov (pemerintah provinsi), tapi karena sekarang programnya tidak ada, jadi dapatnya revitalisasi langsung dari pusat,’’ ungkapnya.
Total anggaran untuk pembangunan Rp 165.437.000 bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dimulai 18 Agustus sampai 120 hari kalender. Pembangunan dilakukan dengan sistem swakelola.
Ketua komite sebagai ketua panitianya. Juga melibatkan guru, dan masyarakat sekitar sekolah sebagai pekerja.
’’Salah satu tujuan dari program ini memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat sekitar,’’ jelasnya.
Sementara untuk perencana dan pengawas harus memiliki latar belakang pendidikan teknik sipil.
Baca Juga: Proyek Revitalisasi Sekolah di Jombang Mulai Jalan, Masyarakat Diminta Turun Gunung Ikut Awasi
Juga harus memiliki SKK (sertifikat kompetensi kerja) minimal level 7 di bidang bangunan.
Sedangkan untuk fasilitator dari perguruan tinggi.
’’Kami belum tahu fasilitatornya dari mana, antara ITS dan Unair, pokoknya perguruan tinggi di Jawa Timur,’’ ungkapnya.
Sementara sistem pembelanjaan juga diupayakan menggunakan aplikasi SIPLAH.
Kecuali untuk batu dan pasir atau barang-barang bangunan yang tidak ada di SIPLAH, baru belanja offline di toko bangunan sekitar sekolah.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Ulil Mu’amar, merinci enam SMA yang dapat bantuan program revitalisasi.
SMAN 2 Jombang, SMAN Bareng, SMA Muhammadiyah 2 Mojoagung, SMA Islam Terpadu Myskat Al Anwar, SMA Pancasila dan SMA Darul Ulum Tapen.
Sementara tiga SLB yang dapat, SLBN Balongsari, SLB Permata Hati dan SLB Tunas Harapan 1.
’’Saat ini belum dapat detail rincian bantuan berupa apa saja, yang mengikuti bimtek dan sosialisasi langsung sekolah masing-masing,’’ bebernya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz