JombangBanget.id – Jumlah kepala sekolah di Jombang yang purna tugas bertambah setiap bulan.
Hingga akhir tahun ini, total ada 76 satuan pendidikan yang kepala sekolahnya dijabat pelaksana tugas (Plt).
Hingga kemarin belum jelas kapan pengangkatan kepala sekolah akan dilakukan.
’’Memang cukup banyak yang kosong, ada 76 lembaga yang kepala sekolahnya dijabat plt per Desember 2024,’’ kata Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari.
Sebanyak 76 kepala sekolah yang dijabat plt menyebar di semua jenjang. Paling banyak SD Negeri, 65 kepala. Termasuk tiga yang baru purna per 1 Desember.
Serta tujuh kepala TK Negeri, dan empat kepala SMP Negeri. Hingga kemarin, Wor belum dapat memastikan, kapan pelantikan akan dilakukan.
’’Ada keterbatasan kewenangan seorang plh. Pengangkatan kepala sekolah ada regulasi, yang hari ini masih kami tunggu. Kami masih menunggu petunjuk, persetujuan teknisnya bagaimana,’’ ucapnya.
Pengisian kepala SDN terakhir dilakukan September 2023. Saat itu, 55 kepala sekolah baru dilantik, semuanya merupakan guru penggerak.
Itupun belum menutupi seluruh kekurangan.
Sejak itu sampai sekarang, belum ada pelantikan lagi untuk mengisi kekosongan kepala sekolah.
Dari data Dinas P dan K Jombang, jumlah guru penggerak ada 36 guru jenjang PAUD, 378 guru jenjang SD dan 100 guru jenjang SMP. Mulai angkatan 5 sampai 11.
Guru penggerak dapat diangkat menjadi kepala sekolah jika memenuhi syarat sesuai dengan Permendikbudristek nomor 40 tahun 2021 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah.
Persyaratan guru penggerak yang bisa menjadi kepala sekolah, minimal pendidikan S1 atau D4 dari kampus yang telah terakreditasi.
Pangkat golongan ASN minimal 3B. Punya sertifikat guru penggerak, dan maksimal usia 56 tahun. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz