Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Cegah Cybercrime, SMAN Jogoroto Jombang Dukung Program Jaksa Masuk Sekolah

Wenny Rosalina • Rabu, 25 September 2024 | 16:09 WIB
SMAN Jogoroto mendukung program Kejaksaan Negeri Jombang yaitu Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMAN Jogoroto pada Selasa (24/9).
SMAN Jogoroto mendukung program Kejaksaan Negeri Jombang yaitu Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMAN Jogoroto pada Selasa (24/9).

Jombangbanget.id - SMAN Jogoroto mendukung program Kejaksaan Negeri Jombang yaitu Jaksa Masuk Sekolah (JMS).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMAN Jogoroto pada Selasa (24/9).

JMS memberikan sosialisasi tentang Cybercrime, diharapkan siswa lebih bijak dalam menggunakan sosial media.

”Jika dulu mulutmu adalah harimaumu, saat ini jempolmu adalah harimaumu, harapan kami agar siswa SMAN Jogoroto bisa lebih bijak dalam menggunakan sosial media,” kata Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Jombang, Dr Trian Yuli Diarsa, SH, MH.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Ulil Muamar SSos, kasubag TU Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang.

Trian datang didampingi Hendri Satrya GPM, SH, Siswoyo, SH, Kevin Jonathan AmdM, staf intelijen serta sejumlah tim lainnya.

Para jaksa mengajak seluruh siswa yang ikut untuk menggunakan media sosial dengan bijak, dengan hanya memanfaatkannya untuk hal yang baik, menggunakan medsos untuk ladang ilmu pengetahuan.

Tidak mudah terpengaruh akan berita hoax, jika ada berita, maka harus difilter terlebih dahulu serta tidak suka berkomentar negatif dimedsos.

”Setiap sekolah beda materi, harapannya, masing-masing siswa bisa menularkan ini kepada teman-temannya yang lain,” kata Trian.

Sementara itu Ulil Muamar, mengatakan dukungannya kepada program JMS, menurut Ulil, kegiatan ini efektif untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang kejahatan online sehingga perlu mendapatkan peringatan langsung dari para jaksa.

”Siswa harus tahu, dalam bermedia sosial juga ada tata aturannya, dan kami berharap, tidak ada siswa SMAN Jogoroto yang terjerat masalah hukum akibat sosial media,” katanya.

Sementara itu, Mualim, kepala SMAN Jogoroto mengatakan, kegiatan ini diikuti kurang lebih 100 siswa, perwakilan tiga siswa per kelas, serta 10 pengurus OSIS SMAN Jogoroto.

Harapannya, ilmu yang didapatkan dapat digetoktularkan kepada teman-temannya yang lain.

”Kami berharap siswa tidak sembarangan share apa saja yang ada di media maya,” jelasnya.

Ia juga berharap, siswa dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diberikan Korps Adhyaksa terkait bijak dalam bersosial media. (wen/jif) 

Editor : Ainul Hafidz
#JMS #SMAN Jogoroto #kejaksaan negeri jombang #kolaborasi