JombangBanget.id – Sebanyak 20 SD negeri (SDN) di Jombang bakal direhab tahun ini.
Dengan pagu Rp 2,8 miliar di perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (P-APBD) 2024.
’’Yang akan kami rehab sudah diupload semua dalam Sirup (sistem informasi rencana umum pengadaan),’’ kata Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari.
Di situ ada 20 nama SDN yang bakal direhab. Mayoritas rehab ruang kelas.
Ada juga rehab paving dan tempat parkir. Pembangunan toilet, rehab musala, rehab toilet dan rehab lab komputer.
Rinciannya, rehab ruang kelas SDN Mayangan Kecamatan Jogoroto, SDN Sambirejo 3 Kecamatan Wonosalam dan SDN Kedungbetik Kecamatan Kesamben.
Juga SDN Sumberagung Kecamatan Perak, SDN Jabon 2 Kecamatan Jombang, SDN Sudimoro Kecamatan Megaluh.
SDN Badas Kecamatan Sumobito dna SDN Peterongan 1 Kecamatan Peterongan. Serta SDN Sumberjo 3 Kecamatan Wonosalam, SDN Jombatan 2 Kecamatan Kesamben.
SDN Sambongdukuh 3 Kecamatan Jombang, SDN Plosogeneng 1 Kecamatan Jombang, SDN Sumbermulyo 2 Kecamatan Jogoroto.
SDN Cupak Kecamatan Ngusikan dan SDN Glahahan 2 Kecamatan Perak.
Rehab paving dan tempat parkir SDN Diwek 2. Pembangunan toilet SDN Nglebak Bareng.
Baca Juga: Genjot Persiapan ANBK, SD di Jombang Ini Gelar Simulasi Mandiri
Rehabilitasi musala SDN Ngampungan Kecamatan Bateng. Rehab toilet SDN Japanan 2 Kecamatan Gudo. Rehab lab komputer dan UKS SDN Talunkidul Kecamatan Sumobito.
Semuanya diadakan melalui sistem pengadaan langsung.
’’Anggaran rehab tiap sekolah tidak melebihi Rp 200 juta, sehingga tidak perlu lelang,’’ terangnya.
Paling besar pagu anggarannya Rp 200 juta, untuk rehab ruang kelas di SDN Mayangan Jogoroto.
Serta rehab ruang kelas SDN Sambirejo 3 Kecamatan Wonosalam.
Sedangkan paling kecil anggarannya Rp 57 juta untuk rehab lab komputer SDN Talunkidul Kecamatan Sumobito.
’’Yang dapat rehab tahun ini adalah SD yang sudah mengajukan melalui proposal,’’ ungkapnya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz