JombangBanget.id - Departemen Teknik Mesin Industri (DTMI) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menunjukkan kontribusi nyata mendukung pengembangan UMKM di Jombang.
Melalui program pengabdian kepada masyarakat berbasis produk 2024, DTMI ITS Surabaya sukses membantu pengembangan usaha spirulina di Kabupaten Jombang.
Sebagai upaya mendukung pemberdayaan ekonomi lokal dan inovasi produk, DTMI ITS Surabaya bekerja sama dengan PT. Spiralife Bioteknologi Indonesia untuk meningkatkan kapasitas.
Tim pengabdi yang dipimpin oleh Dedy Zulhidayat Noor, S.T., M.T., Ph.D, Ir.Arino Anzip, MEngSc dkk berhasil membuat dan mengembangkan mesin press hidrolik untuk mengurangi kadar air dalam spirulina yang sesuai dengan kebutuhan mitra.
”Program ini berawal dari inisiatif dosen dan mahasiswa DTM ITS Surabaya yang melihat potensi besar spirulina sebagai produk unggulan lokal,” ujar Dedy Zulhidayat Noor didampingi Ir.Arino Anzip.
Dijelaskan, spirulina merupakan mikroalga yang dikenal memiliki kandungan gizi tinggi.
Selain itu, spirulina juga memiliki pasar yang semakin berkembang, baik di dalam maupun luar negeri.
”Namun, pengusaha di Jombang masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kapasitas produksi yang tidak konsisten,” tambahnya.
Melalui program ini, DTMI ITS Surabaya memberikan bantuan dalam bentuk mesin press hidrolik yang diharapkan bisa membantu meningkatkan kapasitas produksi.
”Serta diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk spirulina Jombang baik di pasar nasional maupun internasional,” papar dia.
Sementara itu, ada beberapa mahasiswa yang turut berperan aktif dalam program ini. Mereka adalah Alfian, Nuril Ilmi dkk.
”Program ini memberi kami kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu yang kami pelajari di kampus dan melihat dampak nyata yang dapat kami berikan kepada masyarakat,” ujar Alfian.
Pihaknya merasa bangga dapat memberikan kontribusi positif bagi UMKM lokal di Kabupaten Jombang.
”Kami bangga bisa berkontribusi dalam pengembangan usaha spirulina di Jombang, dan semoga kolaborasi ini dapat membawa perubahan positif bagi perekonomian lokal,” pungkasnya. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz