Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Buntut Distribusi Program Kain Seragam Gratis Molor, Siswa di Jombang Ini Kenakan Seragam Sekolah Lama

Wenny Rosalina • Rabu, 24 Juli 2024 | 00:39 WIB
WARNA-WARNI: Siswa SMPN 2 Ngoro, Jombang masih mengikuti kegiatan sekolah dengan seragam yang berwarna warni.
WARNA-WARNI: Siswa SMPN 2 Ngoro, Jombang masih mengikuti kegiatan sekolah dengan seragam yang berwarna warni.

JombangBanget.id – Hari pertama mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM), siswa di Kabupaten Jombang belum berseragam.

Itu setelah kain seragam yang sudah datang belum dibagikan ke semua siswa.

”Hari ini sekolah-sekolah baru ambil ke kantor Wilker Sumobito,” kata Sunarto, koordinator Wilayah Kerja Pendidikan Kecamatan Sumobito, Senin (22/7).

Kain seragam baru selesai dikirimkan pihak penyedia ke kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang pada 15 Juli lalu.

Hal itu berakibat pada lambatnya siswa berseragam di hari-hari pertamanya sekolah.

Sunarto mengatakan, memang tidak mewajibkan siswa berseragam di awal tahun pelajaran baru.

”Siswa boleh menggunakan seragam jika sudah punya, dan yang belum punya bisa pakai baju bebas atau baju ketika masih TK,” bebernya.

Namun biasanya, siswa SD rata-rata masuk sekolah sudah mulai berseragam meski tanpa perintah pihak sekolah.

”Apalagi orang desa dan anak pertama, jadi nggak perlu nunggu kain seragam yang dibagikan gratis, mereka kadang sudah beli sendiri,” katanya.

Kain seragam di Kecamatan Sumobito baru dibagikan kepada sekolah-sekolah, Senin (22/7).

”Belum semua mengambil, jadi belum tahu berapa kurang atau lebihnya,” katanya.

Baca Juga: Proyek Pengadaan Kain Seragam Gratis Molor, Dinas P dan K Jombang Bilang Begini

Donny Erfantoro, kepala SDN Jombatan 3 Kecamatan Jombang mengatakan, pihaknya belum membagikan kain seragam yang telah diterima, itu karena kain yang diterima baru yang merah saja.

Sementara yang putih hingga kemarin belum diterima di SDN Jombatan 3 Kecamatan Jombang.

”Belum ada informasi untuk mengambil kain yang putih, jadi kami putuskan untuk membagikan sekaligus jika sudah lengkap,” ungkapnya.

Sementara siswa baru, sekolah sudah menggunakan seragam semua.

Hal itu karena budaya yang sudah dilakukan di SDN Jombatan 3, meski ada program kain seragam gratis, dan sekolah tidak meminta siswa menggunakan seragam di hari pertama, semua sudah menggunakan seragam dengan sendirinya.

”Sudah otomatis kalau itu, sejak dulu begitu, jadi kain seragam yang dibagikan itu nanti disimpan untuk gantian, atau untuk dijahitkan ketika kain seragam yang dibeli rusak,” katanya.

Sementara di SMPN 2 Ngoro, siswa juga sekolah dengan pakaian yang berwarna-warni. Ada yang hijau dan putih ada yang merah dan putih.

Sekolah telah membagikan kain seragam kepada seluruh siswa pada Sabtu (12/7).

”Kita tidak ada mewajibkan kapan siswa harus menggunakan seragam. Ya kalau sudah selesai dijahit bisa dipakai, atau kalau sudah beli ya bisa dipakai, tidak diwajibkan kapan harus pakai seragam, karena kalapun dipaksakan kasihan, kita kan tidak tau ya kondisi perekonomian wali murid, jangan-jangan bareng dengan kakaknya, jadi butuh biaya banyak hanya untuk jahit seragam, kan kasihan,” kata Wiwik Astutik, kepala SMPN 2 Ngoro.

Sementara untuk seragam identitas, dan olahraga, pihaknya belum membahas masalah tersebut baik dengan wali murid maupun dengan komite dan paguyuban.

”Belum ada bahasan tentang itu,” pungkasnya. (wen/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Sekolah #kain seragam gratis #siswa #proyek #Jombang #SDN #SMPN #seragam