Rabu (17/7), di halaman SMK Unggulan NU Mojoagung digelar upacara masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).
Wakil Rektor Unipdu Bidang Kerjasama, KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Han) selaku pembina upacara memotivasi agar para siswa memiliki cita-cita yang tinggi.
Termasuk berani bercita-cita kuliah dan bekerja di luar negeri.
’’Sekarang ini pemerintah sedang fokus pendidikan vokasi, sehingga perlu adanya keterhubungan antara sekolah, perguruan tinggi dan perusahaan. Saya siap memfasilitasi siswa kelas XII agar mendapatkan beasiswa di Jerman untuk kuliah sambil bekerja. Pengusaha di Jerman cocok dengan karakter warga Indonesia khususnya warga nahdliyin yang moderat,’’ terangnya.
Ustad Zaenal Maarif selaku kepala sekolah menambahkan, para siswa juga punya kesempatan bekerja di Jepang.
Dia sudah meneken kerjasama dengan CMC yang akan memfasilitasi alumni yang ingin bekerja ke Jepang.
Melalui CMC ini, alumni tidak perlu membayar biaya dimuka.
’’Biasanya bayar di depan sekitar Rp 30 juta. Kita tidak mau yang seperti itu,’’ urainya.
Pihaknya mencari mitra yang bersedia menggratiskan biaya pemberangkatan.
Lalu biaya pemberangkatannya dipotong dari gaji setelah bekerja di Jepang.
’’Nantinya, yang melatih dan memfasilitasi biaya pemberangkatannya CMC,’’ ungkapnya.
Oleh: Aisyah Zakiatul Fikro, kelas XII Akuntansi SMK Unggulan NU Mojoagung, Jombang
Editor : Ainul Hafidz