JombangBanget.id – PPDB SMA/SMK di Jombang tahap satu yang dikhususkan untuk jalur afirmasi, pindah tugas orang tua dan jalur prestasi hasil lomba, sudah tuntas.
Namun hingga Selasa (18/6), hasil dan peringkat tidak bisa diakses umum.
”Ya memang untuk tahap satu yang bisa memantau hanya sekolah dan siswa masing-masing, sedangkan yang tahap kedua bisa diakses umum di website PPDB Jatim,” kata Sri Hartati Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Jombang, saat dikonfirmasi Selasa (18/6) petang.
Ia menyampaikan, hampir seluruh pagu jalur afirmasi (15 persen), pindah tugas orang tua (5 persen) dan jalur prestasi hasil lomba (5 persen) SMA/SMK di Jombang sudah penuh.
Setelah dinyatakan lolos, diketahui ada ada beberapa calon peserta didik baru yang mengundurkan diri.
Salah satunya calon siswa SMAN 1 Jombang mengundurkan diri karena bersekolah di MAN.
Pengunduran diri juga sudah dilengkapi dengan pernyataan orang tua bermaterai.
Serta satu calon siswa SMKN 1 Jombang yang mengundurkan diri karena salah pilih jurusan.
”Didaftarkan kakaknya di jurusan Pemasaran, sedangkan siswanya menghendaki Desain Komunikasi Visual,” jelasnya.
Kekosongan pagu setelah peserta mengundurkan diri itu bakal dialihkan ke jalur zonasi.
Adapun untuk jalur prestasi nilai akademik, hasil sementara bisa dilihat secara umum di ppdbjatim.net, dengan memilih kolom pengumuman, lalu hasil pemeringkatan tahap kedua.
Memilih menu sekolah, memilih kabupaten dan nama sekolah.
“Pemeringkatan sementara bisa dilihat sebab di sana lengkap tertera nama, NISN dan nilai gabungan yang juga dicantumkan,” jelasnya.
Sehingga calon peserta didik baru bisa memperkirakan peluangnya pada sekolah yang diinginkan, dengan melihat nilai terendah yang ada.
Pada jenjang SMA, lanjut dia, PPDB prestasi nilai akademik memiliki kuota 25 persen dari pagu sekolah.
Seleksinya menggunakan gabungan nilai rata-rata rapor semester 1-5, nilai akreditasi sekolah asal dan indeks sekolah asal.
Ia menyebut, nilai mata pelajaran yang dijadikan acuan itu Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Inggris.
“Siswa bisa menghitung sendiri berapa poin yang akan didapatkan,” tegasnya.
Nilai rata-rata rapor semester 1 sampai semester 5 memiliki bobot 50 persen, nilai akreditasi sekolah asal memiliki bobot 20 persen, dan indeks sekolah menyimbang bobot 30 persen.
Sementara nilai akreditasi dapat dilihat melalui website ppdbjatim.net, kolom informasi, bagian bawah ada nilai indeks dan akreditasi sekolah.
Untuk mengetahui NPSN sekolah bisa searching google.
”Misalnya sekolah di SMPN 1 Jombang, ingin mengetahui NPSN, tinggal ditulis di google NPSN SMPN 1 Jombang di sana sudah ada, lalu masukkan 8 digit NPSN di kolom yang ada,” jelasnya lagi.
Kemudian tertera, nilai indeks dan nilai akreditasi, sehingga siswa bisa menghitung sendiri, berapa poin yang akan didapatkan jika menempuh jalur prestasi akademik.
”Jika poinnya lebih rendah dari nilai siswa yang sudah diterima, maka jangan dipilih sekolahnya. Biasanya pinter-pinternya siswa waktu mendaftar ada yang sengaja mendatar di hari kedua karena melihat peringkat sementara dulu,” beber Sri.
Pada jalur prestasi nilai akademik SMA, siswa bisa memilih maksimal tiga sekolah, baik di dalam maupun di luar zona.
”Bebas mau pilih di mana, jika tiga sekolah tidak diterima ya sudah tidak lolos berarti,” pungkasnya. (wen/bin)
Editor : Ainul Hafidz