Jombangbanget.id - Pengasuh PP Darul Ulum Rejoso, KH Cholil Dahlan, menjelaskan empat tanda ahli surga.
’’Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Ahli surga itu setiap yang hayyin, layyin, sahlin dan tolqin,’’ tuturnya.
Pertama hayyin. Yakni memiliki ketenangan lahir dan batin. Kata-katanya meneduhkan dan sikapnya jauh dari amarah. Mampu dan sigap mengontrol pikiran, perasaan, dan perbuatannya.
Karakteristik hayyin bermula dari hati. Seperti diisyaratkan dalam QS Ar-Ra’d 28. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.
Kedua layyin. Berarti lemah lembut atau sopan santun. Golongan ini dapat dikenali dari kecenderungannya yang enggan melukai orang lain, baik dengan lisan maupun perbuatan.
Sebagaimana dicontohkan Rasulullah Muhammad SAW. Beliau selalu menebar kasih sayang di tengah masyarakat. Nabi bersabda, ’’Wahai Aisyah, sesungguhnya Allah SWT itu Maha Lembut. Dia mencintai sikap lemah lembut.
Allah SWT akan memberikan kepada orang yang bersikap lemah lembut sesuatu yang tidak Dia berikan pada orang yang bersikap keras. Dan juga akan memberikan apa-apa yang tidak diberikan pada sikap lainnya.
Dalam salat, sikap layyin ditunjukkan dengan mau menekuk bahu memberi jalan ketika ada jamaah di depannya mau keluar karena ada uzur.
Ketiga sahlin, sifat memudahkan. Rasulullah bersabda; Permudahlah dan jangan mempersulit. Seorang yang sahl tidak akan memperumit persoalan. Semua diperlakukannya secara proporsional. Rasulullah bersabda; Siapa yang memudahkan urusan orang di dunia maka Allah SWT akan mempermudah urusannya di akhirat. Siapa yang menghilangkan kesulitan orang di dunia, maka Allah SWT akan menghilangkan kesulitannya di akhirat.
Keempat tolqin. Yakni wajah yang ceria, menyenangkan dan gampang senyum. Ini karena hatinya selalu merasa bersyukur. Serta selalu berpikir positif. Dia selalu merasa mendapatkan banyak anugerah dari Allah SWT. Selalu merasa mendapat rahmat dari Allah SWT. Ini karena rahmat Allah SWT lebih besar dibanding murka-Nya.
Rasulullah bersabda; Senyummu pada orang lain adalah sedekah. Nabi sendiri digambarkan seperti bulan purnama, matahari bahkan cahaya yang selalu tersenyum menerangi bumi.
Dengan wajah penuh senyum, maka orang tidak akan takut dan segan untuk mendekat.
Warga toriqoh dibimbing zikir dengan kaifiyah dan haiah tertentu agar zikir mudah masuk ke dalam hati. Jika zikir sudah masuk ke dalam hati, maka akan mudah melaksanakan keempat sifat diatas. (jif/naz)
Editor : Anggi Fridianto