JombangBanget.id – Proyek pembangunan jembatan bailey di Desa Kudubanjar, Kecamatan Kudu, Jombang, segera dimulai.
Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang memastikan tahapan administrasi berjalan dan kontrak pekerjaan ditargetkan rampung pekan ini.
Perangkat Desa Kudubanjar, Supriyono, menyebut pihak dinas sudah turun langsung ke lokasi untuk survei.
”Hari ini tadi (kemarin) dari dinas sudah survei ke lokasi,” ujarnya.
Baca Juga: Student Journalism Jombang: Ikhlas dan Berakhlak
Warga berharap pembangunan segera terealisasi mengingat akses jembatan sudah lama tidak tertangani sejak putus pada malam pergantian tahun 2019 ke 2020.
”Informasinya 99 persen sudah pasti. Tinggal menunggu pelaksanaan,” katanya, Kamis (16/7).
Kepala Dinas Perkim Jombang, Dian Kusuma Rahmad Subketi, membenarkan pengecekan lokasi dilakukan bersama kepala desa.
Ia menjelaskan, tahapan administrasi sudah berjalan dengan penunjukan CV Bumi Nata Konstruksi sebagai penyedia jasa.
”Kemarin (15/7) sudah SPPBJ dengan CV Bumi Nata Konstruksi dari Jombang. Ini tadi kami dari lokasi bersama Pak Kades juga,” katanya.
Sebelum kontrak ditandatangani, pihaknya akan mengajukan pendampingan kontrak terlebih dahulu.
”Insya Allah sebelum berkontrak, kami akan mengajukan pendampingan kontrak dahulu. Kalau sudah oke akan tanda tangan kontrak, paling tidak seminggu ini sudah klir,” jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, proyek jembatan Kudubanjar dengan nilai sekitar Rp 3 miliar sempat mengalami penundaan.
Anggaran Rp 2,9 miliar dalam APBD 2025 gagal terlaksana dan dialihkan menjadi SiLPA. Proyek kemudian kembali diusulkan melalui APBD 2026. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz