JombangBanget.id – Antrean warga di Mal Pelayanan Publik (MPP) Jombang mengular nyaris setiap pagi.
Seperti terpantau, Selasa (3/3), ratusan warga berduyun-duyun memadati area layanan untuk mencetak KTP elektronik (KTP-el).
Lonjakan antrean dipicu menipisnya stok blangko KTP-el.
Kepala Dispendukcapil Jombang Masduqi Zakaria menyampaikan, total blangko yang dikirim pemerintah pusat sebanyak 6 ribu keping.
Namun, hingga kemarin persediaan blangko KTP-el yang tersedia hanya tinggal sekitar 1.000 keping.
”Dari total 6 ribu keping yang dikirim pemerintah pusat, sekarang sisa sekitar seribuan,” terangnya.
Setiap hari, Dispendukcapil melayani pencetakan sekitar 350 keping di kantor utama.
Sementara di MPP Jombang, kuota pencetakan sekitar 150 keping per hari.
Keterbatasan stok membuat layanan pencetakan di tingkat kecamatan belum bisa dibuka.
Karena itu juga, untuk sementara layanan pembuatan KTP el hanya dipusatkan di dua titik.
”Untuk di masing-masing kecamatan belum bisa kita layani karena keterbatasan stok blangko,” jelasnya.
Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jombang Bayu Pancoroadi membenarkan tingginya jumlah warga yang datang ke MPP setiap hari.
Menurut dia, antrean didominasi pemohon pencetakan KTP-el.
”Ya benar, antrean untuk layanan capil. Ambil blangko KTP,” katanya singkat.
Saat ini, jumlah gerai layanan yang beroperasi di MPP Jombang sebanyak 22 gerai.
Dalam waktu dekat, Kantor Imigrasi akan resmi bergabung sehingga total gerai bertambah menjadi 23. ”Saat ini masih proses,” pungkas Bayu. (ang/naz)
Editor : Achmad RW