JombangBanget.id - Penguatan pelayanan transportasi publik menjadi salah satu fokus Bidang Angkutan Dishub Jombang.
Program Angkutan Lebaran Gratis kembali dilanjutkan sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat.
”Pendaftaran dibuka mulai 18 Februari 2026 dan akan ditutup apabila kuota peserta telah terpenuhi,” kata Kepala Dishub Jombang, Sugianto.
Program tersebut dijadwalkan pada 16 Maret 2026 nanti untuk mudik Jakarta–Jombang.
Serta 26 Maret 2026 untuk balik Jombang–Jakarta. Pemberangkatan dipusatkan di Terminal Kepuhsari sebagai simbol penguatan pelayanan transportasi publik yang berpihak kepada masyarakat.
Pada 2025 Pemkab Jombang sudah melaksanakan Program Angkutan Mudik dan Balik Gratis untuk rute Jakarta–Jombang dan Jombang–Jakarta.
Program ini ditujukan untuk memfasilitasi mobilitas masyarakat perantauan agar dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman dan nyaman.
Sekaligus mengurangi beban biaya transportasi.
Selain rute utama, pada 2025 juga diselenggarakan layanan angkutan balik gratis dengan rute Jombang–Semarang (Terminal Mangkang). Jombang–Surabaya (Terminal Purabaya).
Serta Jombang–Yogyakarta (Terminal Giwangan). Pemberangkatan arus balik dilaksanakan secara seremonial, 5 April 2025 di Terminal Kepuhsari.
’’Program ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menjamin keselamatan, ketertiban, dan kelancaran arus mudik dan balik,’’ terangnya.
Melanjutkan capaian itu, tahun ini Pemkab Jombang kembali menyelenggarakan program serupa dengan fokus layanan mudik Jakarta–Jombang dan balik Jombang–Jakarta.
Masing-masing dengan kuota 300 orang. Program ini didukung enam armada bus. Titik kumpul keberangkatan dari Terminal Pulo Gebang untuk peserta dari Jakarta.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan resmi yang disebarluaskan di akun Instagram Dinas Perhubungan Jombang.
Keberlanjutan program ini menegaskan komitmen Pemkab Jombang dalam menekan biaya transportasi masyarakat.
Mengurangi penggunaan kendaraan pribadi guna meningkatkan keselamatan perjalanan.
Mendukung pengendalian inflasi daerah. Serta mewujudkan pelayanan publik yang responsif dan berkelanjutan di sektor perhubungan.
”Melalui program ini, sektor perhubungan hadir sebagai bagian penting dalam mendukung kesejahteraan dan mobilitas masyarakat Jombang,” ungkapnya. (fid/jif)
Editor : Ainul Hafidz