Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Jembatan Ini Sering Picu Macet, Pemkab Jombang Kembali Usulkan Pelebaran ke Pusat

Achmad RW • Selasa, 27 Januari 2026 | 06:39 WIB
PICU KEMACETAN: Kendaraan melintas di jembatan jalan nasional Desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo,  Jombang, Sabtu (24/1).
PICU KEMACETAN: Kendaraan melintas di jembatan jalan nasional Desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, Sabtu (24/1).

JombangBanget.id – Pemkab Jombang kembali mengajukan usulan pelebaran jembatan jalan nasional di Desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo, kepada pemerintah pusat.

Langkah ini dilakukan karena jembatan berada di dekat exit Tol Bandarkedungmulyo itu kerap menjadi titik kemacetan.

”Untuk tahun ini, kami memang akan kembali mengirim usulan lagi untuk perbaikan jembatan jalan nasional Kayen,” terang Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Jombang Hartono.

Pihaknya menyebut, usulan tahun ini juga masih sama, yakni harus adanya pelebaran pada jembatan yang lokasinya tepat di samping exit tol Bandarkedungmulyo tersebut.

”Tetap kita minta dilebarkan ruasnya,” imbuhnya.

Hartono menyebut, kebutuhan pelebaran jembatan itu memang sangat mendesak.

Karena selama ini jembatan yang berdiri di atas Kali Konto itu, seringkali jadi penyebab kemacetan kendaraan.

Ruas menuju jembatan yang menyempit dari empat ruas menjadi dua ruas jalan, membuat bottleneck dan menghambat lalu lintas.

”Sehingga paling tidak kami minta dilebarkan sesuai dengan lebar jalan, sehingga tidak lagi terhambat lalu lintasnya,” ujarnya.

Namun, ia menyebut perbaikan itu tetap menjadi kewenangan pemerintah pusat.

”Ya kembali lagi, kami mengusulkan saja, untuk eksekusinya tetap di pemerintah pusat,” pungkasnya. (riz/fid)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #Usul #pelebaran jembatan #kementerian pu #Bandarkedungmulyo #Bapperida Jombang #Picu macet #Jombang #jembatan kayen #pemerintah pusat #exit tol