Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Stok Pupuk Subsidi Jenis Ini di Jombang Menipis, Disperta Siap Ajukan Tambahan Kuota ke Pusat

Azmy endiyana Zuhri • Senin, 29 Desember 2025 | 22:20 WIB

 

Ilustrasi pupuk subsidi.
Ilustrasi pupuk subsidi.

JombangBanget.id – Stok pupuk NPK bersubsidi di Kabupaten Jombang kian menipis.

Hingga pertengahan Desember 2025, serapan pupuk NPK sudah tembus 96 persen dari total alokasi 22.724 ton.

Kondisi ini membuat Dinas Pertanian (Disperta) Jombang bergerak cepat agar tidak terjadi kelangkaan di lapangan.

”Serapan pupuk NPK hingga petrtengahan Desember sudah tembus 96 persen dari total alokasi 22.724 ton Artinya, sebanyak 21.815 ton lebih telah tersalurkan ke petani,” terang Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian Disperta Jombang, Eko Purwanto, Minggu (28/12).

Sebagai langkah, Disperta tengah menyiapkan pengajuan tambahan kuota sekitar 90 ton ke pemerintah pusat.

”Serapan pupuk NPK saat ini sudah hampir habis. Untuk mengamankan kebutuhan petani hingga akhir tahun, kami berencana mengajukan tambahan sekitar 90 ton,” ujarnya.

Mekanisme penambahan kuota dilakukan melalui redistribusi dari daerah lain yang serapannya masih rendah.

Dengan begitu, stok pupuk di Jombang diharapkan tetap aman hingga musim tanam berakhir.

”Jika ada daerah lain yang belum menyerap alokasinya, kami akan menyampaikan usulan agar kuota tersebut bisa dialihkan ke Jombang,” jelasnya.

Selain NPK, pupuk Urea juga mencatat serapan tinggi, yakni 91 persen dari total alokasi 25.454 ton.

Sementara pupuk ZA baru terserap 77 persen, pupuk NPK Formula Khusus (Kakao) 59 persen, dan pupuk organik 74 persen.

Baca Juga: Pengajuan Pupuk Subsidi Jombang 2026 Rampung, Petani Kini Tinggal Menunggu Ini

Tingginya serapan pupuk subsidi ini mencerminkan meningkatnya aktivitas tanam sekaligus ketergantungan petani terhadap pupuk bersubsidi.

”Harapannya tambahan kuota nantinya segera turun agar stok pupuk NPK tidak benar-benar kosong di akhir tahun,” tegasnya. (yan/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#kementan #Pupuk NPK #Pertanian #tambahan kuota #pupuk subsidi #pupuk #Penyaluran pupuk #Jombang #npk #pemerintah pusat #serapan pupuk subsidi #disperta jombang