JombangBanget.id – Komitmen Bupati Jombang Warsubi dalam memperbaiki infrastruktur jalan terus ditunjukkan.
Sepanjang 2025, Pemkab Jombang berhasil menangani 44,689 kilometer jalan kabupaten yang tersebar di 129 ruas, dengan anggaran mencapai Rp 179 miliar.
Tahun depan, Pemkab kembali menyiapkan anggaran Rp 96 miliar untuk peningkatan dan perbaikan jalan.
Data Dinas PUPR Jombang mencatat, hingga akhir tahun ini panjang jalan rusak atau tidak mantap masih sekitar 310 kilometer.
Warsubi menegaskan, perbaikan jalan menjadi perhatian serius sejak awal kepemimpinannya.
”Kami bersama Gus Wabup komitmen memperhatikan kondisi jalan di Jombang,’’ ujarnya, Jumat (12/12).
Meski begitu, Warsubi mengingatkan tidak semua jalan menjadi kewenangan pemkab.
Jalan kabupaten ditangani pemkab, jalan poros desa menjadi tanggung jawab pemdes, jalan provinsi ditangani provinsi, dan jalan nasional menjadi kewenangan pusat.
”Setiap kategori jalan ada penanggung jawabnya masing-masing. Jalan lingkungan sepenuhnya menjadi ranah pemerintah desa,” tegasnya.
Ia mencontohkan ruas jalan di belakang Kantor Satlantas Polres Jombang yang sebenarnya merupakan jalan lingkungan.
Namun, Pemkab tetap turun tangan memperbaikinya setelah banyak keluhan warga. Warsubi mengakui langkah itu berisiko secara administrasi.
”Secara aturan sebenarnya kami tidak boleh memperbaiki jalan yang bukan kewenangan kabupaten. Tapi karena desakan masyarakat begitu kuat, kami ambil langkah itu. Risikonya ada, namun kepentingan publik harus didahulukan,” tegasnya.
Warsubi juga menyebut sejumlah ruas jalan lama tidak tersentuh perbaikan, seperti Jalan KH Wachid Hasyim yang sudah 12 tahun belum diperbaiki.
Tahun ini, beberapa ruas jalan kota mulai ditangani bertahap. Anggaran pembangunan dan perbaikan jalan tahun ini mencapai lebih dari Rp 100 miliar, meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya yang rata-rata Rp 90 miliar.
”Harapannya, tahun depan Jombang bisa mendapatkan tambahan dana dari program Infrastruktur Jalan Daerah (IJD) sekitar Rp 96 miliar untuk enam ruas jalan,” ujarnya.
Pemkab menargetkan kondisi jalan mantap meningkat setiap tahun. Saat ini persentasenya sekitar 76 persen, dan Warsubi menargetkan naik hingga minimal 90 persen pada akhir masa pemerintahannya.
”Target kami menurunkan tingkat jalan rusak dan meningkatkan jalan mantap secara bertahap. Kami bekerja keras agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” tandasnya.
Warsubi juga mengajak masyarakat aktif melaporkan kondisi jalan rusak di wilayah masing-masing.
”Kami mohon dukungan semua pihak agar Jombang tetap kondusif, semakin maju, dan menjadi tujuan investasi. Pada akhirnya, ini akan membuka lapangan pekerjaan dan membawa manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz