Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Pemkab Jombang Siap Wujudukan Posyandu Enam Bidang, dari Kesehatan hingga Sosial Masyarakat

Azmy endiyana Zuhri • Kamis, 13 November 2025 | 17:20 WIB
SINERGI: Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, bersama seluruh tim pembina kecamatan, desa/kelurahan.
SINERGI: Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, bersama seluruh tim pembina kecamatan, desa/kelurahan.

JombangBanget.id - Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran Posyandu sebagai ujung tombak pembangunan kesejahteraan masyarakat di tingkat paling dasar.

Bupati Jombang Warsubi melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Purwanto MKP, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh ketua tim pembina yang baru dilantik.

’’Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan baik, penuh tanggung jawab, dan senantiasa mendapat ridho Allah SWT,’’ katanya.

Posyandu bukan sekadar tempat pelayanan kesehatan.

Tetapi wadah pemberdayaan masyarakat yang sangat strategis dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan keluarga, khususnya ibu dan anak.

Berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, fungsi Posyandu kini semakin luas.

Tidak hanya fokus pada layanan kesehatan, tetapi juga berperan sebagai wadah pelayanan terpadu lintas bidang.

Mendukung pemberdayaan masyarakat, ikut dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, serta meningkatkan pelayanan publik di bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.

’’Dengan dukungan dari tim pembina Posyandu di setiap tingkatan, saya harapkan para kader Posyandu dapat terus meningkatkan kapasitas dan kompetensinya. Posyandu harus mampu menjadi agen perubahan yang membantu menyerap aspirasi masyarakat dan menyampaikan kebutuhan masyarakat kepada pemerintah kecamatan serta pemerintah desa atau kelurahan,’’ jelasnya.

Purwanto juga berpesan agar seluruh tim pembina memperkuat koordinasi lintas sektor antara TP PKK, dinas terkait, dan lembaga kemasyarakatan desa.

Ia menekankan pentingnya penyusunan program kerja yang realistis, berbasis kebutuhan masyarakat, dan memiliki target yang jelas serta dapat dievaluasi secara berkala.

Baca Juga: Gedung PKK dan Posyandu Desa Mancar Jombang Dibongkar Untuk Pabrik Mainan, Warga Gusar

’’Melalui semangat gotong royong dan swadaya, Posyandu diharapkan dapat menjadi pusat pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, sehingga kesejahteraan keluarga dapat meningkat secara menyeluruh,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur, Budi Sarwoto MM, menegaskan, pelantikan tersebut bukan sekadar seremonial.

Melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk mengawal transformasi Posyandu menuju Posyandu 6 Bidang SPM (Standar Pelayanan Minimal).

’’Posyandu kini tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi telah berkembang menjadi pusat pelayanan dasar masyarakat di enam bidang, yaitu kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, dan trantibum linmas,’’ jelasnya.

Transformasi ini menandai bahwa Posyandu menjadi wadah sinergi multisektor yang mendukung pencapaian SPM di daerah sekaligus memperkuat pembangunan manusia berbasis komunitas.

Ada tiga langkah strategis yang harus dilakukan oleh Tim Pembina Posyandu di seluruh Jawa Timur, termasuk Jombang.

Pertama, konsolidasi kelembagaan untuk memperkuat struktur TP Posyandu di setiap tingkatan dan memastikan koordinasi lintas organisasi perangkat daerah berjalan efektif.

Kedua, integrasi program dan data Posyandu, dengan membangun sistem informasi terhubung dari desa hingga provinsi untuk perencanaan dan pemantauan berbasis data.

Ketiga, peningkatan kapasitas kader dan jejaring kemitraan, dengan menggandeng sektor swasta, perguruan tinggi, dan masyarakat sipil.

’’Kabupaten Jombang selama ini dikenal memiliki komitmen tinggi dalam gerakan pemberdayaan masyarakat. Dengan potensi sumber daya manusia dan sosial yang kuat, saya yakin Jombang dapat menjadi role model pelaksanaan transformasi Posyandu 6 Bidang SPM di tingkat kabupaten,’’ tuturnya.

Melalui tim pembina yang solid dan kolaboratif, Posyandu di Jombang tidak hanya aktif dalam kegiatan rutin, tetapi juga benar-benar hidup, dinamis, dan memberi manfaat nyata bagi seluruh warga.

’’Posyandu harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat yang berdaya, berinovasi, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,’’ tandasnya. (yan/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #bidang #kesehatan #posyandu #Jombang #sosial masyarakat