JombangBanget.id - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan berencana mengaktifkan lagi sejumlah jalur kereta api (KA) nonaktif di berbagai wilayah Indonesia.
Salah satunya, jalur Jombang-Babat-Tuban yang telah lama mati.
Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jombang Anwar tak menampik mengenai rencana pemerintah pusat untuk kembali mengaktifkan sejumlah jalur kereta api (KA).
”Ya informasi itu memang ada,” ujar dia (9/10).
Meski demikian, ia mengakui belum mendapat laporan rinci perihal perkembangan tersebut.
”Hari ini (kemarin) baru rapat awal di Mojokerto. Tapi saya belum dapat laporan resmi perihal itu,’’ pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul menyampaikan, hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi resmi terkait rencana tersebut.
”Terkait rencana reaktivasi jalur kereta api Jombang–Babat-Tuban, hingga saat ini kami belum memperoleh informasi resmi mengenai hal tersebut. Kewenangan terkait pembangunan maupun reaktivasi jalur kereta api berada di pemerintah melalui Kementerian Perhubungan, khususnya DJKA,” ujar dia.
Kendati demikian, ia menyambut baik rencana tersebut.
”PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada prinsipnya siap mendukung setiap program atau kebijakan pemerintah dalam pengembangan perkeretaapian nasional, termasuk apabila nantinya rencana reaktivasi jalur Jombang–Babat akan dilaksanakan,” pungkasnya.
Informasi yang dihimpun, jalur Jombang–Babat–Tuban termasuk dalam 13 jalur yang rencananya akan dihidupkan kembali oleh pemerintah sebagai bagian dari proyek reaktivasi nasional.
Baca Juga: Jelang Libur Nataru, Tiket KA di Jombang Ludes Terjual
Jalur lainnya meliputi Sukabumi-Cianjur-Padalarang, Cicalengka-Jatinangor-Tanjungsari, Cirebon-Kadipaten, Banjar-Cijulang, Purwokerto-Wonosobo, hingga Kedungjati-Ambarawa.
Reaktivasi ini menjadi bagian dari target besar pemerintah untuk memperluas jaringan perkeretaapian nasional.
Hingga tahun 2030, pemerintah menargetkan panjang jalur KA di seluruh Indonesia mencapai 10.524 kilometer.
Dari jumlah tersebut, jalur KA perkotaan ditargetkan mencapai 3.755 kilometer. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz