Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Efisiensi Anggaran Pemkab Jombang Tuntas, Dialihkan untuk Enam Kegiatan Ini

Ainul Hafidz • Sabtu, 12 April 2025 | 03:31 WIB
Ilustrasi serapan anggaran.
Ilustrasi serapan anggaran.

JombangBanget.id - Pemkab Jombang tuntas menjalankan instruksi presiden terkait efisiiensi anggaran pelaksanaan belanja APBD 2025.

Dari hasil identifikasi, terkumpul anggaran mencapai Rp 56,4 miliar.

Anggaran sebesar itu akan dialihkan untuk enam kegiatan.

Paling besar diperuntukkan untuk kegiatan infrastruktur dan sanitasi sebesar Rp 41,1 miliar.

Sekdakab Jombang Agus Purnomo menjelaskan, hasil efisiensi anggaran sudah ditetapkan dalam Peraturan Bupati (Perbup) Jombang Nomor 23 tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Perbup Nomor 67 Tahun 2024 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025.

”Jadi kami langsung melakukan perubahan penjabaran anggaran, 26 Maret itu sudah selesai,” kata Agus, Selasa (8/4) atau sebelum cuti berangkat Umrah.

Disebutkan, ada enam kegiatan hasil efisiensi anggaran atau realokasi efisiensi itu. Rinciannya untuk infrastruktur dan sanitasi sebesar Rp 41,1 miliar.

Bidang kesehatan Rp 8,9 miliar, bidang pendidikan Rp 4 miliar.

Selain itu, prioritas lainnya yang berorientasi peningkatan kesejahteraan masyarakat penciptaan lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi sebesar Rp 1,3 miliar.

Penyediaan cadangan pangan Rp 866,7 juta. ”Serta stabilitas harga makanan dan minuman Rp 128,9 juta,” imbuh dia.

Dari enam kegiatan itu menyebar di sejumlah OPD. Di antaranya untuk bidang infrastruktur dan sanitasi berada di dinas PUPR, dinas perkim, Bagian Umum Setdakab Jombang, bappeda, dinas kominfo dan Dishub Jombang.

Baca Juga: Efisiensi Anggaran, Perjalanan Dinas DPRD Jombang Dipangkas Segini

”Peruntukannya di antaranya untuk operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi permukaan, peningkatan dan pemeliharan jalan, pemasangan wifi desa dan kelurahan, pemeliharaan gedung,” ujar dia.

Sedangkan bidang kesehatan menyebar di dinas kesehatan dan RSUD Jombang serta RSUD Ploso.

Peruntukan kegitan untuk pengadaan alat kesehatan, obat bahan medis habis pakai hingga vaksin.

”Sementara bidang pendidikan ini di dinas pendidikan dan kebudayaan, untuk pembangunan atau rehabilitasi sarana prasarana sekolah, pembangunan perpustakaan sekolah, ruang kelas baru hingga praktek dan peraga,” papar Agus.

Prioritas lainnya berorientasi peningkatan kesejahteraan masyarakat penciptaan lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi, anggaran tersebut berada di bappeda, dinas ketahanan pangan dan perikanan, disnaker, dinkop UM, dan Disdagrin Jombang.

Peruntukannya untuk pelatihan kewirausahaan, hingga sertifikat Halal.

”Penyediaan cadangan pangan ini di dinas ketahanan pangan dan perikanan, untuk cadangan pangan pemerintah daerah,” ujar dia.

Sementara stabilitas harga makanan dan minuman juga berada di Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Jombang. Diperuntukkan untuk gerakan pangan murah. (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #Kegiatan #kesehatan #Hasil #sanitasi #Dialihkan #Pendidikan #efisiensi anggaran #infrastruktur