Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Pengadaan Lahan Relokasi RSUD Jombang Stagnan, Begini Kata Bupati Warsubi

Azmy endiyana Zuhri • Jumat, 14 Maret 2025 | 19:25 WIB
Bupati Jombang Warsubi.
Bupati Jombang Warsubi.

JombangBanget.id – Proses pengadaan lahan untuk relokasi atau pembangunan gedung RSUD Jombang baru di Desa pandangwangi, Kecamatan Diwek hingga kini tak kunjung tuntas.

Meski sudah mendapat izin penetapan lokasi (penlok) dari Pemprov Jatim, hingga kini proses pengadaan lahan yang ditaksir menelan anggaran mencapai Rp 40 miliar masih stagnan.

Bupati Jombang Warsubi menegaskan masih melakukan kajian terkait rencana tersebut

”Ini kami akan lakukan kajian terlebih dahulu,” katanya.

Bukan tanpa alasan, masih dilakukan kajian kembali karena ada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD TA 2025.

”Kami juga tidak bisa berbuat banyak,” terangnya.

Dirinya menambahkan, untuk saat ini dikelola terlebih dahulu yang ada. ”Kami juga masih lakukan kajian terkait ini,” pungkas Warsubi.

Sebelumnya, rencana Pemkab Jombang berencana merelokasi gedung RSUD Jombang berjalan lamban.

Menyusul proses pengadaan lahan yang sudah dianggarkan sejak 2023 lalu tak kunjung terealisasi. Usulan tanah kas desa (TKD) milik Pemdes Pandanwangi, Kecamatan Diwek Jombang juga sudah mendapatkan penetapan lokasi dari Pemprov Jatim.

Terkait dengan penunjukan tim appraisal yang akan menilai harga lahan juga masih belum dilakukan.

”Itu juga masih belum. Kita tunggu saja proses kaitan program masing-masing OPD masih berjalan. Artinya, nanti kaitannya dengan appraisal, sosialisasi ke masyarakat akan dilakukan di tribulan berapa akan segera dilakukan pembahasan,” terangnya.

Baca Juga: Mayat Korban Mutilasi Masih di Kamar Jenazah, RSUD Jombang Berikan Tanggat Waktu 30 Hari

Dikonfirmasi terpisah, Direktur RSUD Jombang dr Ma'murotus Sa'diyah mengatakan, rencana relokasi gedung RSUD Jombang masih dalam proses.

Kan penloknya kemarin juga baru turun. Tinggal nanti lanjut langkah selanjutnya,” ungkapnya.

Terkait dengan appraisal, Ning Eyik sapaan akrabnya, mengatakan memang masih belum.

”Untuk progresnya nanti kita sampaikan dulu ke pimpinan. Jadi saat ini masih belum,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Pemkab Jombang berencana merelokasi RSUD Jombang.

Salah satu pertimbangannya, gedung RSUD yang sekarang dinilai kurang representatif jika mengacu Permenkes 24/2016 tentang Persyaratan Teknis Bangunan dan Prasarana Rumah Sakit.

Setelah melalui kajian, pada tahun 2023, pemkab mengalokasikan anggaran mencapai sekitar Rp 42 miliar dari BLUD untuk pengadaan tanah.

Selain untuk pembebasan lahan, anggaran tersebut juga digunakan untuk kegiatan perencanaan sekaligus kegiatan appraisal.

Dalam prosesnya, pemkab mengusulkan TKD milik Pemdes Pandanwangi, Kecamatan Diwek, Jombang. (yan/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#pengadaan lahan #RSUD Jombang #Warsubi #Jombang #Bupati #relokasi