JombangBanget.id – Komisi C DPRD Jombang bakal memantau seluruh proyek infrastruktur di Kabupaten Jombang.
Mereka memanggil Dinas PUPR dan Perkim Jombang untuk meminta jadwal pembangunan infrastruktur di dua dinas tersebut.
’’Kami melakukan komisioning dengan Dinas PUPR dan Perkim untuk menanyakan rencana pembangunan dari anggaran tahun 2025,’’ kata Ketua Komisi C DPRD Jombang M Zahrul Jihad, Kamis (13/2).
Dua dinas itu mempunyai banyak proyek infrastruktur. Di Dinas PUPR Jombang ada anggaran Rp 107,2 miliar.
’’Dinas PUPR ada sembilan progam, 20 kegiatan dan 54 sub kegiatan pekerjaan,’’ paparnya.
Sedangkan Dinas Perkim tahun ini dianggarkan Rp 42 miliar untuk 30 program kegiatan.
’’Kami minta data semua kegiatan itu dan kapan mulai pekerjaannya,’’ beber pria yang kerap disapa Gus Heri ini.
Pihaknya ingin memantau seluruh proyek tersebut, sebelum adanya laporan dari masyarakat.
’’Kami jadwalkan untuk meninjau semua proyek itu. Meski tidak ada aduan dari masyarakat,’’ ungkapnya.
Dengan adanya pengawasan diharapkan pembangunan Jombang bisa lebih baik lagi kedepannya.
’’Kita akan terus mengawasi proyek-proyek infrastruktur agar berjalan baik. Kita juga terbuka jika masyarakat ingin menyampaikan laporan,’’ tegasnya.
Baca Juga: Khofifah-Emil Siap Bangun Infrastruktur dan Interkoneksi Jatim sebagai Gerbang Baru Nusantara
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Jombang, Bayu Pancoroadi, mengungkapkan, rapat dengan komisi C membahas terkait program kerja 2025.
’’Kami sudah menyampaikan program yang ada khususnya di Dinas PUPR,’’ ujarnya.
Anggaran untuk pembangunan infrastruktur di Dinas PUPR Rp 107,2 miliar. ’’Jika tidak ada pemangkasan untuk efisiensi, anggarannya segitu,’’ ungkapnya.
Program infrastruktur ada di semua bidang. Baik bidang Binamarga, sumberdaya air (SDA) dan Tata Ruang.
’’Bidang Binamarga melanjutkan program 2024. Kami juga diminta untuk respons dalam perbaikan jalan,’’ terangnya.
Sedangkan di SDA fokus pada normalisasi sungai. Mengingat banjir tahun ini besar.
’’Tahun ini juga dianggarkan untuk pembelian alat berat,’’ ucap Bayu.
Untuk Tata Ruang ada dua kegiatan. Seperti melanjutkan pembangunan gedung Kecamatan Diwek dan Tembelang.
’’Sejumlah kegiatan juga sudah berjalan seperti peningkatan jalan ruas Cukir-Mojowarno, Bareng-Pasar Wonosalam, Blimbing-Gudo dan Talunkidul-Kesamben,’’ bebernya. (yan/jif)
Editor : Ainul Hafidz