JombangBanget.id – Pemkab Jombang terus melengkapi sarana prasarana Gedung Kesenian Jombang.
Rencananya tahun ini bakal dibangun jembatan sebagai akses keluar-masuk.
Pagu anggaran yang disiapkan sebesar Rp 2,7 miliar bersumber APBD 2025.
Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi menjelaskan, pihaknya tahun ini kembali memiliki paket kegiatan di gedung kesenian, yakni membangun jembatan untuk akses keluar-masuk ke Gedung Kesenian Jombang.
”Jadi tahun ini ada pekerjaan jembatan di Gedung Kesenian,” katanya melalui Kabid Tata Bangunan dan Bina Konstruksi, Edy Santoso.
Pemkab mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,7 miliar untuk pembangunan jembatan itu. Saat ini masih dilakukan pemilihan penyedia konsultan perencanaan.
”Belum disusun perencanaannya, karena masih dalam pemilihan (konsultan perencana),” imbuh dia.
Karena belum rampung, Edy bisa memastikan berapa lebar maupun bentang jembatan yang bakal dibangun.
Hanya saja, ke depan jembatan itu selain dipergunakan sebagai akses ke Gedung Kesenian juga kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang.
”Jadi biar di sana tidak banyak jembatan, nanti akses ke kantor dinkes juga lewat jembatan itu. Karena kantor dinkes sekarang menghadap ke barat,” imbuh dia.
Diakui, untuk menjangkau gedung itu maupun kantor dinkes terlalu jauh jika harus melintas di jembatan Gedung Tennis Indoor.
Baca Juga: Jembatan di Jabon Jombang Bolong, Ditandai Kayu dan Pelepah Pisang
”Karena Gedung Kesenian ini bersebelahan dengan kantor dinkes, sehingga ke depan cukup satu jembatan,” ujar Edy.
Rencananya juga bakal dibangun gapura di area gedung itu.
”Bisa jadi ada gapura juga, tetapi tergantung perencanaan. Apakah dengan nilai segitu cukup untuk bangun gapura,” kata Edy.
Seperti diketahui, Pemkab Jombang membangun Gedung Kesenian Jombang pada 2022 lalu. Menyedot anggaran Rp 3,7 miliar bersumber APBD 2022.
Tahun berikutnya atau 2023 melengkapi sarana dan prasana atau fasilitas bagian dalam gedung dengan pagu Rp 2,5 miliar bersumber Perubahaan APBD 2023.
Sementara pada 2024 pemkab kembali melengkapi fasilitas dengan membangun gudang dan pemasangan tempat lighting dengan anggaran Rp 350 juta. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz