JombangBanget.id – Pemkab Jombang sudah menyodorkan penawaran pengelolaan tiga ruang terbuka hijau (RTH) ke masyarat sekitar yang selama ini mengelola parkir.
Dideadline akhir tahun ini sudah ada keputusan.
Ketika belum ada kesepakatan, pemkab membuka opsi bakal melelang pengelolaan parkir itu.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang, Miftahul Ulum, menjelaskan, pihaknya sudah menggelar pertemuan dengan masyarakat sekitar yang selama ini mengelola lahan parkir di area itu.
Tujuannya menawarkan kerja sama.
’’Sudah ada pertemuan, cuma mereka belum memberikan keputusan. Dengan harga (penawaran sewa lahan) segitu mereka kesiapannya bagaimana, sampai sekarang belum ada informasi balik,’’ katanya melalui Kabid Pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau, M Amin Kurniawan.
Karena hingga mendekati tutup tahun belum ada respons, pihaknya bakal menindaklanjuti berkirim surat.
’’Kami beri deadline pekan depan. Kalau tetap tidak ada respons, akan kami lelang secara terbuka,’’ tegasnya.
Amin mengaku belum bisa menyebutkan ke publik besaran nilai penawaran sewa lahan parkir yang disodorkan pemkab berdasarkan appraisal yang sudah dilakukan.
’’Nanti akan kami sampaikan,’’ ujar Amin.
Tiga RTH tersebut selama ini dikelola masyarakat sekitar. Masing-masing Kebonrojo, Kebonratu dan Taman Mojoagung.
’’Selama ini dikelola sendiri-sendiri. Jadi mereka berbagi shift siang, pagi dan sebagainya dengan orang yang berbeda,’’ urainya.
Kerjasama tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Mereka harus bergabung menjadi satu kelompok.
’’Mereka harus membentuk kelompok dengan kesepakatan bersama. Kemudian menekan kerjasama dengan pemkab,’’ ucapnya.
Langkah percepatan perlu dilakukan. Sebab, Pj Bupati Jombang, Teguh Narutomo, sudah meminta agar awal 2025 pengelolaan parkir RTH klir.
’’Sekarang kami posisinya mengejar awal tahun sudah selesai, petunjuk Pak Pj Bupati, Januari ini harus klir semua,’’ bebernya. (fid/jif)
Editor : Ainul Hafidz