Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Permudah Layanan Adminduk, Kecamatan Gudo Jombang Andalkan Inovasi Program Pejantan Dilan

Dwi Aris Supriyanto • Selasa, 22 Oktober 2024 | 19:46 WIB

 

Kecamatan Gudo menjadi salah satu ujung tombak pelayanan publik di wilayah Kabupaten Jombang.
Kecamatan Gudo menjadi salah satu ujung tombak pelayanan publik di wilayah Kabupaten Jombang.

JombangBanget.id – Kecamatan Gudo, Jombang, menjadi salah satu ujung tombak pelayanan publik di wilayah Kabupaten Jombang.

Dalam hal pelayanan publik, Kecamatan Gudo terus berupaya melahirkan inovasi program guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam segala bidang agar semakin baik.

Salah satu yang menjadi fokus Kecamatan Gudo, yakni pelayanan di bidang adminduk (administrasi kependudukan).

Untuk memberikan pelayanan yang mudah dan efisien, kecamatan Gudo meluncurkan program Pelayanan Jemput Antar Administrasi Kependudukan Bagi Difabel dan Lansia (Pejantan Dilan).

”Alhamdulillah program Pejantan Dilan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat, terutama bagi kalangan difabel dan lansia, karena program ini sangat membantu dan memudahkan sekali,” terang Camat Gudo Arief Hidajat.

Melalui program ini, masyarakat dari kalangan difabel dan lansia tidak perlu harus wara-wiri saat mengurus adminduk. Sebab, sudah ada petugas yang melakukan pelayanan jemput bola.

Petugas yang ditunjuk, adalah hasil koordinasi petugas kecamatan dan pemerintah desa (pemdes).

”Jadi, misal mengurus kartu kaluarga (KK), KTP mulai proses blangko pengajuan nanti diambil petugas dan diserahkan kepada petugas pelayanan administrasi terpadu kecamatan (PATEN),” terangnya.

Setelahnya, dilakukan koordinasi berkas dan sarpras penjemputan saat perekaman dokumen.

”Data yang telah terkumpul lalu diproses hingga tercetak dan diantarkan ke rumah pengguna layanan,” imbuhnya.

Menurut Arief, Kecamatan Gudo memiliki wilayah yang luas dan menaugi sebanyak 18 desa.

Di Antaranya  Desa Blimbing, Bugasurkedaleman, Gempollegundi, Godong, Gudo, Japanan, Kedungturi, Krembangan, Mejoyolosari, Mentaos, Pesanggrahan, Plumbongambang, Pucangro, Sepanyul, Sukoiber, Sukopinggir, Tanggungan dan Desa Wangkalkepuh.

”Jadi, wilayahnya luas sekali dengan jumlah penduduk mencapai hingga 65 ribu jiwa,” imbuhnya.

Arief menuturkan bahwa ide awal inovasi Pejantan Dilan mucul dari permasalahan menumpuknya dokumen KK dan KTP milik warga di kantor Kecamatan Gudo karena berbagai alasan.

Akhirnya pihak kecamatan memunculkan ide untuk memprioritaskan pelayanan jemput antar dokumen administrasi kependudukan.

Alur pelaksanaan program inovasi Pejantan Dilan telah dirancang sedemikian rupa agar memudahkan dalam pelaksanaannya.

”Program Pejantan Dilan terbukti mampu membantu menyelesaikan permasalahan administrasi kependudukan di wilayah Kecamatan Gudo dengan lebih cepat dan tepat sasaran,” tegasnya.

Program yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat terus dikembangkan oleh Kecamatan Gudo.

Tujuannya meningkatkan kualitas dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, menyelesaikan permasalahan yang muncul, memudahkan masyarakat berkomunikasi dengan pihak kecamatan serta mempermudah kinerja kecamatan dalam mengukur kinerja dan pengembangan kinerja. (dwi/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#layanan adminduk #Gudo #kecamatan #inovasi #Jombang #jantan #dilan #program