Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Jumlah Penduduk Miskin di Jombang Capai 110,57 Ribu Jiwa, Pj Bupati Optimistis Bisa Tekan Sampai Nol Persen

Anggi Fridianto • Rabu, 9 Oktober 2024 | 17:29 WIB
BERI PENJELASAN: Pj Bupati Jombang saat memberikan penjelasan kepada wartawan, Senin (7/10).
BERI PENJELASAN: Pj Bupati Jombang saat memberikan penjelasan kepada wartawan, Senin (7/10).

Jombangbanget.id - Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo menargetkan Kabupaten Jombang bisa bebas dari angka kemiskinan ekstrem.

Saat ini, berbagai intervensi sudah dilakukan mulai kegiatan bantuan sosial, program pengentasan kemiskinan dan lain-lain.

Termasuk, melakukan sinkronisasi data antarOPD (organisasi perangkat daerah).

”Untuk kemiskinan ekstrem target kita 0 persen, tapi ini lagi kita klir-kan melalui aplikasi JOSS (Jombang Stop Stunting),” ujar Pj Bupati Teguh Narutomo, Senin (7/10).

Dia mengatakan, saat ini pihaknya melakukan sinkronisasi data kemiskinan ekstrem antarOPD. Itu dilakukan agar intervensi yang dilakukan ke masyarakat benar-benar sesuai target.

”Jadi, tidak ada lagi data abu-abu. Kita harapkan begitu, supaya yang kita intervensi adalah orang yang benar-benar punya permasalahan kemiskinan,” papar dia.

Disinggung berapa jumlah angka kemiskinan ekstrem per Oktober ini? Teguh belum bisa membeberkan data secara rinci.

”Datanya masih kita padukan antara data dukcapil dan beberapa OPD. Sekarang belum dapat laporan angka fix-nya,” terang Teguh.

Meski demikian, Teguh mengatakan sudah melakukan upaya-upaya untuk mengentaskan  kemiskinan ekstrem di Jombang.

Baik melalui program bantuan sosial, program fisik untuk mendukung pemerataan perekonomian hingga program penyediaan lapangan pekerjaan.

”Termasuk disnaker ada program pencarian pekerjaan, perkim, dinsos juga ada. Semuanya fokus untuk melakukan intervensi dan disesuaikan dengan kondisi faktual masing-masing,” papar dia.

Pria asli Pontianak ini menguraikan, sejumlah OPD memiliki pos anggaran untuk penekanan kemiskinan ekstrem.

”Anggaran memang dialokasikan ke masing-masing OPD terkait yang sudah teralokasikan di APBD,” pungkasnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jombang, persentase penduduk miskin Kabupaten Jombang pada Maret 2024 mencapai 110,57 ribu jiwa.

Jumlah ini turun sebesar 6,79 ribu jiwa bila dibandingkan dengan kondisi Maret 2023 yang sebesar 117,36 ribu jiwa.  

Secara persentase penduduk miskin di Kabupaten Jombang juga mengalami penurunan dari 9,15 persen pada Maret 2023 menjadi sebesar 8,60 persen pada Maret 2024.

”Ya benar, memang ada penurunan,” ujar Statistik Muda BPS Jombang Reni Puspitasari. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #kemiskinan ekstrem #Jombang #Pj Bupati Jombang