JombangBanget.id - Pj Bupati Jombang, Sugiat, mengapresiasi dihelatnya kembali Jombang Eco Creative (JEC) 2024, usai vakum karena pandemi Covid-19.
Butuh keterlibatan semua pihak sebagai upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Pj bupati juga sangat peduli lingkungan.
Saat ini di Indonesia, termasuk di Jombang, sedang menghadapi tantangan besar dalam pelestarian alam dan lingkungan.
Masalah ketersediaan air, baik kualitas maupun kuantitas, sangat berpengaruh pada produksi pertanian.
Wabah penyakit, bencana alam seperti banjir, kekeringan panjang, tanah longsor, dan kebakaran lahan juga menjadi tantangan.
’’Krisis iklim ini harus kita tanggulangi dengan langkah konkret yang inovatif, dilaksanakan dengan konsisten dan kolaboratif oleh seluruh pemangku kepentingan,” kata Sugiat.
Selain komitmen pemerintah, keterlibatan semua pihak adalah kunci keberhasilan.
Perwujudan kerja sama yang harmonis dan proporsional antara pemerintah, swasta, dan masyarakat merupakan pilar penting.
Pemerintah harus menyusun program pro rakyat dengan memperhatikan keseimbangan lingkungan.
Industri dan masyarakat juga harus terlibat dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
’’Masyarakat perlu didorong untuk melakukan upaya-upaya sederhana menuju budaya ramah lingkungan (green lifestyle) seperti menghemat penggunaan listrik dan air, menanam dan memelihara pohon,’’ imbuhnya.
Lalu mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, serta menerapkan konsep mengurangi, memilah, dan mengelola sampah secara bijak.
Salah satu upaya yang terus didorong adalah pengembangan pendidikan lingkungan hidup.
Melalui program Adiwiyata.
Diharapkan akan terbentuk warga sekolah, khususnya peserta didik, yang peduli dan berbudaya lingkungan.
Hal ini juga mendukung terbentuknya sumber daya manusia berkarakter yang siap menghadapi tantangan perkembangan ekonomi, sosial, dan lingkungan.
’’Alhamdulillah, hari ini (kemarin) saya menyaksikan upaya-upaya luar biasa yang telah dilakukan. Apresiasi dan terima kasih kepada semua sekolah, madrasah, desa dan kelurahan, serta pegiat lingkungan yang sudah berkontribusi dalam pengelolaan lingkungan,” kata Sugiat. (fid/jif)
Editor : Ainul Hafidz