Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Pedagang Pasar Ploso Mulai Diajak Berembuk, Soal Rencana Pemkab Jombang Bangun Lapak Sementara

Ainul Hafidz • Jumat, 28 Juni 2024 | 18:13 WIB
DISEWA PEMKAB: Lapangan Bawangan di Desa Losari, Kecamatan Ploso ditetapkan sebagai tempat relokasi pedagang Pasar Ploso.
DISEWA PEMKAB: Lapangan Bawangan di Desa Losari, Kecamatan Ploso ditetapkan sebagai tempat relokasi pedagang Pasar Ploso.

JombangBanget.id – Meski pembangunan fisik Pasar Ploso, Jombang batal dilaksanakan tahun ini, pedagang yang bakal terdampak sudah diajak berembuk.

Di antaranya pemindahan pedagang ke lapak sementara, direncanakan awal tahun depan.

M Bakri salah seorang pedagang Pasar Ploso mengatakan, pemkab sudah mengundang pedagang yang bakal terdampak proyek itu Mei lalu.

”Sudah dibahas bulan lalu, masalah pindahannya kapan,” kata Bakri.

Salah satu pilihannya, menurut dia, dilaksanakan awal tahun.

”Sebenarnya belum diputuskan, tapi kemarin wacananya awal tahun,” imbuh dia.

Sebab lanjut Bakri, hasil dari pertemuan itu pemkab tahun ini baru membangun lapak sementara bagi pedagang terdampak.

”Insya Allah yang akan pindah 170-an pedagang,” ujar Bakri yang juga terdampak.

Kendati begitu, menurut dia, bakal ada pertemuan lagi membahas dampak pembangunan proyek itu.

”Jadi masih ada pertemuan lagi, waktunya belum ditentukan. Mungkin nunggu setelah pilkada, dampak pembangunan ke warga sekitar dan pedagang,” kata Bakri.

Di lain sisi dokumen pembangunan lapak sementara kini sudah diterima Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Jombang.

Baca Juga: Anggaran Siap, Revitalisasi Pasar Ploso Tahun Ini Batal, Pemkab Jombang Berencana Bangun Ini

Saat ini masih dilakukan review tim pokja.

”Jadi, setelah itu akan kita panggil untuk pra-pendampingan,” kata Joko.

Pagu anggarannya, lanjut Joko sebesar Rp 1 miliar dengan HPS (Harga Perkiraan Sendiri) Rp 999 juta.

”Belum saya tanyakan ke teman-teman pokja bagaimana bangunannya, apakah bedak-bedak sementara dari kayu,” ujar Joko.

Seperti diketahui, rencana Pemkab Jombang merevitalisasi bangunan Pasar Ploso menggunakan anggaran bantuan keuangan khusus (BKK) dari Pemprov Jatim tahun ini tertunda.

Pasalnya, pemprov baru mengeluarkan persetujuan pengggunaan BKK di pertengahan tahun 2024, sementara pengerjaan fisik diprediksi memakan waktu hingga tujuh bulan.

Sehingga, tahun ini pemkab hanya mengerjakan pembangunan tempat penampungan sementara pedagang yang dialokasikan mencapai Rp 1 miliar.

Sesuai rencana, lapak untuk relokasi sementara pedagang itu bakal dibangun di Lapangan Bawangan di Desa Losari, Kecamatan Ploso, Jombang. (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#pedagang #lapak sementara #pasar ploso #proyek #Jombang