JombangBanget.id - Hingga seminggu berjalan, polisi belum berhasil mengungkap kasus pembobolan brankas di SMPN 3 Mojoagung, Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, Jombang.
Bahkan, polisi memilih irit bicara saat ditanya progres kasus yang terekam kamera CCTV ini.
Kapolsek Mojoagung Kompol Bambang Setiyo Budi, ketika ditanya memastikan progress penyelidikan kasus pembobolan brankas di SMPN 3 Mojoagung masih berjalan.
“Yang jelas penyelidikan masih berlanjut, terkait progress, kami belum bisa sampaikan karena itu materi penyelidikan yang rahasia,” ungkapnya.
Dia juga tak bersedia menjelaskan secara detil terkait berapa saksi yang telah diperiksa dalam kasus ini.
Jawaban serupa juga disampaikannya saat disinggung kemungkinan adanya keterlibatan orang dalam yang ikut berperan dalam pembobolan brankas berisi uang koperasi tersebut.
“Yang jelas kami pastikan peyelidikan berjalan, nanti kalau sudah ada perkembangan akan dikabari lebih lanjut,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Kasatreskrim Polres Jombang AKP Sukaca, yang menyebut kasus pembobolan brankas masih ditangani Polsek Mojoagung.
“Kami cuma membantu opsnal resmob,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, brankas yang disimpan di ruang TU SMPN 3 Mojoagung dibobol dua pria dengan menggunakan penutup kepala, Senin (25/12) dini hari.
Tanpa merusak kunci pintu dan tanpa mencongkel jendela, pelaku dengan mudah berjalan menuju brankas dan membawa keluar halaman depan ruang kelas.
Akibatnya, uang koperasi guru dan karyawan sebesar Rp 125 juta berhasil dibawa kabur. (riz/bin/fid)
Editor : Ainul Hafidz