JombangBanget.id – Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di Jl KH Hasyim Asyari Jombang semrawut.
Penempatan pedagang tak tertata dengan baik. Bahkan, aktivitas jual beli ini membuat jalan provinsi menjadi terganggu dan sering macet.
Seperti pantauan, Senin (18/12), banyak PKL menjamur di sepanjang jalan tersebut.
Mulai dari penjual makanan minuman yang menggunakan gerobak dorong.
Ada juga pedagang buah yang menggunakan mobil pikap berjejer di bahu jalan. Tak jarang yang menutup trotoar dan memakan badan jalan.
”Kalau kondisi seperti ini sebenarnya sudah lama, tapi ya dibiarkan,” ujar Yanto salah seorang warga sekitar.
Pedagang yang terus berjualan di bahu jalan dan menutup trotoar, karena ada pembiaran.
Sehingga mereka melebarkan sayap dengan menambah barang dagangan hingga penuh ke jalan.
Tak sedikit pedagang baru bermunculan di sekitarnya.
”Dulu itu hanya beberapa saja. Karena tidak dilarang akhirnya sekarang semakin banyak,” ungkapnya.
Menurut dia yang cukup menganggu adalah pedagang buah dengan menggunakan mobil pikap.
Baca Juga: Satpol PP Jombang Sasar Ojol dan PKL Sosialisasikan Peraturan Percukaian
Selain berjualan di bahu jalan dan menggunakan trotoar, mereka juga menambah keranjang di sekitar jalan.
Hal ini yang mengganggu pengguna jalan saat melintas.
”Kalau jalan waktu ramai seperti sore hari pasti macet panjang,” keluhnya.
Dikonfirmasi hal ini, Kepala Satpol PP Jombang Thonsom Pranggono, mengaku akan segera melakukan penertiban PKL di sepanjang jalan.
”Tidak hanya di Jl KH Hasyim Asyari. Semua akan kita tertibkan,” katanya.
Saat ini, pihaknya masih berkoordinasi dengan pimpinan, dalam hal ini Pj bupati, untuk melakukan penertiban dan penindakan.
Termasuk berkoordinasi dengan OPD lain.
“Karena masalah PKL ini tidak hanya Satpol PP,” pungkas Thonsom. (yan/bin/fid)
Editor : Ainul Hafidz