JombangBanget.id – Menyediakan infrastruktur daerah yang andal menjadi komitmen Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang.
Tahun ini, dinas PUPR telah banyak merealisasikan program-program peningkatan infrastruktur daerah, terutama jalan dan jembatan.
Mengacu Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2024-2026, tahun depan tetap fokus melanjutkan program peningkatan infrastruktur daerah.
Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi mengatakan, tahun depan program yang sudah direncanakan tak jauh berbeda dengan 2023.
”Jadi masih tetap sama dan tersambung, antara 2023 dengan 2024 kita titik beratkan ke infrastruktur salah satunya peningkatan dan pelebaran jalan,” kata Bayu kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Ada sejumlah ruas jalan yang tahun ini sudah dilaksanakan namun belum tuntas hingga sepanjang ruas.
Dicontohkan, beberapa ruas jalan yang masuk program tahun depan.
Misalnya, ruas Mojoagung-Mojoduwur, Blimbing-Gudo, Denanyar-Megaluh, dan ruas Denanyar-Balongsari, Kalianyar-Selorejo serta ruas Ceweng-Kalianyar.
”Tahun depan kita tuntaskan, baik pelebaran maupun peningkatan jalan,” imbuh dia.
Selain itu, kegiatan di bidang sumber daya air sebagian juga tetap melanjutkan kegiatan tahun ini.
Misalnya kegiatan normalisasi sungai dan saluran. “Untuk teman-teman SDA (Sumber Daya Air) selain mitigasi bencana, bentuk kegiatan tahun depan normalisasi saluran dan sungai,” ujar Bayu.
Baca Juga: RDTR WP Mojowarno Jombang Mulai Digarap, Dinas PUPR Gelar Konsultasi Publik II
Program lainnya, lanjut Bayu, juga sebagai tindak lanjut program tahun ini, yakni RDTR (Rencana Detail Tata Ruang).
”Sesuai amanat MCP (Monitoring Center for Prevention) KPK 2024, ada empat. Masing-masing RDTR Kecamatan Mojoagung, Jombang, Diwek, dan Kecamatan Ploso,” tutur dia.
Sedangkan bidang tata bangunan dan bina konstruksi, berkaitan dengan PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) negara.
”Ditambah dengan SLF (sertifikat laik fungsi) untuk perusahaan, serta peningkatan SDM bagi penyedia jasa konstruksi,” lanjut Bayu. (fid/naz/fid)
Editor : Ainul Hafidz