JombangBanget.id – Porkab Jombang 2026 menjadi panggung bagi atlet dari berbagai cabang olahraga untuk menunjukkan kemampuan sebelum diproyeksikan menuju Porprov Jawa Timur 2027.
KONI Jombang memantau pelaksanaan kompetisi pada Agustus hingga September untuk melihat atlet yang dinilai paling potensial mengikuti pembinaan lanjutan.
’’Porkab tahun ini mengusung tema; Menuju masyarakat aktif dan bugar,’’ kata Ketua KONI Jombang, Sumarsono.
Baca Juga: Dispendukcapil Jombang Gencarkan Aktivasi IKD
Tiap cabor telah menentukan jadwal pelaksanaan Porkab. KONI melakukan monitoring untuk memastikan pelaksanaan berjalan sesuai rencana.
’’Cabor sudah menentukan jadwal untuk Porkab masing-masing. Porkab ini diharapkan menjadi bagian dari persiapan Porprov,’’ terangnya.
Pelaksanaan Porkab dimulai Agustus hingga September. Yang sudah menggelar pada Agustus, wushu, pickleball, bola voli, billiar, dan softball.
Juga akuatik, Orado (olahraga domino), dance sport, dan basket.
Sedangkan yang melaksanakan Porkab di September, sepak takraw, arung jeram, karate, tenis meja, shorinji kempo, e sport, dayung, panahan, bulutangkis dan triathlon.
Baca Juga: Izin Klinik Habis 2027, Perumda Seger Jombang Disiapkan Jadi Perseroda
Setelah kompetisi selesai, para atlet yang dinilai memiliki potensi akan dipilih untuk masuk dalam proses pembinaan lebih lanjut guna persiapan Porprov.
’’Porkab menjadi momentum penting untuk melihat kemampuan atlet secara langsung dalam kompetisi,’’ ungkapnya.
Dari hasil Porkab, cabor dapat menentukan atlet yang paling potensial untuk dipersiapkan menuju Porprov Jatim.
’’Setelah Porkab, kita harapkan bisa terpilih atlet yang paling potensial untuk Porprov Jatim,’’ jelasnya.
KONI bertekad untuk memaksimalkan pembinaan olahraga prestasi. Saat ini ada 50 cabor yang berada dibawah binaan KONI Jombang.
’’Cabor kita harapkan bisa membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan Pemkab Jombang,’’ ungkapnya.
Baca Juga: Ditawarkan Pemkab Jombang, Proyek Sapi Potong Dilirik Investor
KONI juga berharap, DPRD Jombang mewujudkan Perda Olahraga di Kabupaten Jombang agar pola pembinaan di Kabupaten Jombang lebih masif dan berkelanjutan.
’’Kalau ada Perda, nanti semua orang bisa membaca arahnya ke mana pola pembinaan kami,’’ bebernya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz