Gus Kikin Siap Maju Caketum PBNU, Bawa Misi Pembenahan

Achmad RW • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 08:48 WIB
SIAP MAJU: KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin). (Achmad RW/Radar Jombang)
SIAP MAJU: KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin). (Achmad RW/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang sekaligus Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin menyatakan siap maju sebagai Ketua Umum PBNU dalam Muktamar NU ke-35 di Jombang.

Pencalonannya didukung PWNU Jatim dan disebut mendapat dukungan dari sejumlah PWNU serta PCNU.

Gus Kikin membawa sejumlah gagasan pembenahan jika dipercaya memimpin PBNU periode mendatang.

Baca Juga: Gus Yahya Bandingkan Prabowo dan Soeharto soal NU

Dua agenda yang disorot yakni mengembalikan Qanun Asasi sebagai pijakan organisasi dan memperkuat potensi ekonomi warga NU.

’’Terkait pemilihan (Ketua Umum PBNU), sudah pasti siap,’’ kata Gus Kikin saat ditemui di Pesantren Tebuireng, Sabtu (29/8) malam.

Dia telah menyiapkan sejumlah gagasan.

Di antaranya, mengembalikan Qanun Asasi sebagai pijakan organisasi serta memperkuat ekonomi NU.

Baca Juga: Gus Salam Buka Suara soal Dugaan Intimidasi di Muktamar NU Jombang

Menurut Gus Kikin, pencalonannya bermula dari dukungan PWNU Jawa Timur menjelang pelaksanaan Muktamar NU ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.

Dukungan tersebut kemudian meluas dari sejumlah PWNU dan PCNU.

’’Ya Alhamdulillah. Ini karena saya terbiasa bersilaturahim dengan yang lain, dan kita menjalin hubungan dengan semuanya,’’ tuturnya.

Jika terpilih, Gus Kikin ingin Qanun Asasi yang dirumuskan KH Hasyim Asy’ari kembali menjadi pijakan dalam menjalankan organisasi.

Dia menilai pedoman tersebut penting untuk mengembalikan NU pada karakter awal sebagai organisasi keagamaan.

’’Ini yang ketika NU menjadi partai politik pada tahun 1952, kemudian ditinggalkan,’’ ujarnya.

Baca Juga: Pemuda Ngaku Polisi Ditangkap, Peras Korban dengan Video Call

Selain pembenahan dari sisi organisasi, Gus Kikin juga menyoroti potensi ekonomi warga NU.

Menurutnya, jumlah warga NU yang besar dapat menjadi kekuatan ekonomi apabila dikelola secara terstruktur.

’’Jumlah warganya yang begitu besar itu pasar ekonomi. Itu kalau ditata dengan baik insya Allah jadi satu nilai bagi ekonomi NU,’’ paparnya. (riz/jif)

Editor : Ainul Hafidz
pbnu Ketua Umum muktamar Gus Kikin calon