100 CCTV Kawal Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang, Semua Terekam Digital

Achmad RW • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 07:49 WIB
Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU, H Saifullah Yusuf (Gus Ipul). (Anggi Fridianto/Radar Jombang)
Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU, H Saifullah Yusuf (Gus Ipul). (Anggi Fridianto/Radar Jombang)

JombangBanget.id - Lebih dari 100 unit CCTV dipasang untuk memantau arena Muktamar NU ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.

Pengawasan tersebut dipadukan dengan sistem digital terintegrasi yang menurut PBNU membuat setiap proses memiliki jejak digital.

Perhelatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, siap dihelat dengan standar transparansi baru.

Baca Juga: Muktamar NU Digelar, 30 Madrasah Jombang Beralih ke Daring

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memastikan seluruh dinamika perhelatan tertinggi warga nahdliyin ini berjalan terbuka dan bebas dari praktik manipulasi.

Kunci utamanya terletak pada transformasi tata kelola acara.

Pada rapat final checking persiapan muktamar di Kediaman KH Abdur Razak Saleh, Sekretaris Jenderal PBNU yang juga Ketua Panitia, H Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menegaskan bahwa seluruh proses operasional dan alur muktamar kini dikendalikan penuh oleh sistem digital terintegrasi.

”Panitia sudah terbuka, tidak ada yang ditutup-tutupi. Seluruh proses di sini dikendalikan oleh satu sistem berbasis digital,” ujar Gus Ipul usai memimpin rapat pengecekan akhir.

Baca Juga: Muktamar NU Dongkrak Ekonomi Jombang, UMKM Laris Manis

Penggunaan sistem digital ini tak sekadar modernisasi teknis, melainkan langkah taktis untuk menjamin akuntabilitas.

Sebab, menurut Gus Ipul, setiap tahapan yang terekam dalam sistem akan meninggalkan jejak digital (digital footprint) yang presisi dan tak bisa dimanipulasi.

Tak hanya membentengi sistem data dan administrasi, pengawasan di lokasi arena utama juga dilakukan secara ketat.

Lebih dari 100 unit CCTV dipasang untuk memantau seluruh sudut dan alur pergerakan di arena muktamar secara real-time.

”Kalau ditutup-tutupi, akan ketahuan. Berbasis teknologi itu kan semua ada jejaknya. Ini penting agar bisa dicek dan dikontrol oleh siapa pun,” tegasnya.

Baca Juga: Dukung Kiai Tain, Nahdliyin Minta Muktamar NU di Jombang Tanpa Transaksi

Langkah pengamanan dan transparansi ketat ini diharapkan dapat memberikan ketenangan serta kepastian bagi seluruh muktamirin selama mengikuti jalannya permusyawaratan.

Apalagi, seluruh materi pembahasan muktamar dipastikan telah rampung.

Hadir dalam rapat, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Wakil Rais Aam KH Afifuddin Muhajir, Katib Aam KH Akhmad Said Asrori, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Steering Committee (SC) Prof Mohammad Nuh, serta jajaran pengurus harian lainnya. (riz/naz)

Editor : Ainul Hafidz
cctv digital muktamar Jombang gus ipul