Mobilitas Peserta Muktamar NU Diprediksi Tinggi, Dishub Jombang Minta Tarif Angkutan Tetap Normal

Ainul Hafidz • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 15:05 WIB
Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas dipastikan meriah. (Anggi Fridianto/Radar Jombang)
Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas dipastikan meriah. (Anggi Fridianto/Radar Jombang)

JombangBanget.id  – Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang mengingatkan seluruh penyedia jasa angkutan penumpang agar tidak mematok tarif di luar kewajaran selama pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, 27–31 Agustus.

Imbauan itu disampaikan menyusul tingginya mobilitas peserta yang diperkirakan terjadi selama agenda lima tahunan tersebut.

’’Kami mengimbau para penyedia jasa angkutan, baik online maupun manual, agar tidak memanfaatkan situasi kegiatan muktamar dengan memasang tarif yang tidak wajar. Harapan kami ongkosnya tetap sewajarnya, sehingga sebagai tuan rumah kita bisa memberikan kesan yang baik kepada peserta muktamar,’’ kata Kepala Dishub Jombang, Sugianto.

Baca Juga: Tafsir Aktual: Al-Fatihah (10), Muktamar

Tarif yang wajar akan memberikan kesan positif bagi ribuan peserta yang datang ke Jombang.

Imbauan itu merupakan salah satu hasil rapat koordinasi antara pemerintah daerah dan panitia lokal Muktamar NU yang digelar Kamis (30/7) malam.

Mekanisme penyampaian imbauan kepada para penyedia jasa angkutan selanjutnya akan dikoordinasikan bersama panitia.

Selain mengatur kelancaran transportasi, Dishub juga mendapat tugas menyiapkan lahan parkir untuk mendukung pelaksanaan muktamar.

Baca Juga: KPRI Sejahtera Masuk Pengawasan, Ketua Koperasi Tunggu Rekomendasi Dinkop UM Jombang

Lahan milik Dishub di area Terminal Kepuhsari akan digunakan sebagai kantong parkir bus bagi kendaraan peserta. 

’’Ruang Indraloka di kantor kami juga akan disiapkan sebagai tempat beristirahat,’’ imbuhnya.

Di sisi lain, peningkatan fasilitas penerangan jalan umum (PJU) di sekitar lokasi muktamar terus dilakukan.

Saat ini, proses penggantian lampu dengan voltase lebih tinggi masih berlangsung agar akses menuju kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum lebih terang dan aman saat malam hari.

Baca Juga: Embung Grojokan Jombang Dikaji BBWS Brantas, Kebocoran dan Kapasitas Tampung Jadi Sorotan

’’PJU di sekitar lokasi muktamar saat ini masih on progress. Lampu-lampu diganti dengan voltase yang lebih tinggi agar penerangan lebih optimal,’’ urainya. (fid/jif)

Editor : Ainul Hafidz
konvensional ojol Jombang muktamar nu sopir