Polres Jombang Larang Karnaval dan Sound Horeg Selama Muktamar NU, Ini Alasannya

Achmad RW • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 16:38 WIB
Ilustrasi karnaval sound horeg. (Ainul Hafidz/AI/Radar Jombang)
Ilustrasi karnaval sound horeg. (Ainul Hafidz/AI/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Polres Jombang memastikan tidak akan memberikan izin kegiatan karnaval maupun acara masyarakat yang menggunakan sound system berskala besar atau sound horeg selama pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), 27-31 Agustus 2026.

’’Kami mengimbau masyarakat agar pada tanggal pelaksanaan Muktamar NU sebisa mungkin tidak melaksanakan kegiatan karnaval ataupun kegiatan yang menggunakan sound system berskala besar,’’ kata Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, saat ditemui di Mapolres Jombang, Jumat (24/7).

Kebijakan tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pelaksanaan muktamar yang dipusatkan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang.

Baca Juga: Kepala Desa se-Jombang Turun ke Lapangan, Mantapkan Persiapan PKDI Cup 2026

Jadwal Muktamar NU bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang biasanya diisi berbagai kegiatan masyarakat, termasuk karnaval.

Karena itu, masyarakat diminta menyesuaikan jadwal kegiatan agar tidak berlangsung pada 27-31 Agustus.

’’Kita berharap apabila ada perayaan karnaval atau perayaan 17-an maupun kegiatan pengumpulan massa dalam jumlah besar menggunakan sound system, sebisa mungkin dimajukan atau dimundurkan selain pada tanggal pelaksanaan muktamar, 27-31 Agustus,’’ tegasnya.

Pengaturan jadwal tersebut bukan untuk membatasi aktivitas masyarakat, melainkan demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama ribuan peserta Muktamar NU berada di Jombang.

Baca Juga: Profil dr Rifat Nurfahri, Direktur Operasional RSU dr Moedjito Jombang yang Berpegang pada Prinsip Belajar dan Mengabdi

’’Ini untuk memberikan keamanan dan kenyamanan peserta muktamar,’’ tandasnya.

Polres Jombang bersama TNI, Pemerintah Kabupaten Jombang, panitia lokal, pengurus PPBU Tambakberas, serta berbagai elemen masyarakat telah mulai melakukan koordinasi pengamanan. 

’’Kita sudah melakukan koordinasi awal dengan PPBU Tambakberas. Pastinya, kita selalu melakukan update dan perkembangan situasi untuk sama-sama menindaklanjuti berbagai hal,’’ ungkapnya.

Selain pengamanan lokasi kegiatan, kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas dan terus mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat agar ikut menjaga kondusivitas selama Muktamar NU berlangsung di Jombang. (riz/jif)

Editor : Ainul Hafidz
Polres Jombang Jombang karnaval sound horeg muktamar nu