JombangBanget.id - Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan menyoroti belum meratanya pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jombang.
Distribusi program dinilai masih timpang antara sekolah umum dan lembaga pendidikan berbasis agama.
Hal itu disampaikan Menko Bidang Pangan, saat meninjau pelaksanaan MBG di sejumlah sekolah, Jumat (10/4).
Menko mengecek pelaksanaan MBG di sejumlah sekolah didampingi Bupati Jombang, Warsubi. Peninjauan diawali di SMAN 2 Jombang.
Baca Juga: Pesepda Tewas Ditabrak Pemotor di Jogoroto Jombang
Di lokasi, Menko mengecek langsung menu makanan sekaligus memastikan kelayakan dan standar gizinya. Ia juga menyempatkan diri menyapa serta memotivasi para siswa.
Rombongan kemudian bergeser ke MAN 1 Jombang yang ketahui baru hari pertama mendapat program MBG.
”Ya ini tadi saya di SMAN 2 Jombang sudah dapat makanan bergizi gratis, yang MAN 1, katanya mulai hari ini,” ujar Zulkifli Hasan.
Zulhas mengungkapkan, cakupan MBG di sekolah berbasis agama masih sangat rendah. Hingga kini, baru sekitar 15 persen madrasah, seperti Tsanawiyah, Aliyah, dan pondok pesantren yang terlayani program tersebut.
”Sekolah umum sudah mencapai 85 persen, sementara sekolah berbasis agama masih sekitar 15 persen. Ini yang menjadi perhatian. Kita kebut agar sekolah berbasis agama mendapat hak yang sama,” tegasnya.
Meski demikian, dari sisi kualitas, Menko memastikan menu MBG yang disajikan sudah sesuai standar. ”Menunya layak, lengkap, dan memenuhi kebutuhan gizi,” ujarnya.
Terpisah, Bupati Jombang Warsubi menegaskan komitmen Pemkab Jombang mendukung penuh program MBG. Menurut dia, pemenuhan gizi menjadi investasi penting untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia.
”Hasil peninjauan hari ini bagus sekali. Dengan menu yang layak, lengkap, dan seimbang, kita optimistis kesehatan serta konsentrasi belajar anak-anak meningkat,” ujar dia. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz