JombangBanget.id - Sebagai Kepala KB Talia Insan Mulia Mojoagung, Jombang sejak 2012, Imrotul Ummah MPd menempatkan peningkatan kualitas pembelajaran sebagai prioritas utama pengelolaan lembaga.
Program belajar di sekolah dirancang berpusat pada anak dengan pendekatan experiential learning, sehingga anak memperoleh pengalaman nyata dalam proses belajar.
Menurutnya, anak usia dini belajar paling efektif melalui aktivitas konkret yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Karena itu, tema pembelajaran disusun kontekstual agar anak dapat mengembangkan kemampuan kognitif, bahasa, sosial-emosional, fisik motorik, hingga seni secara utuh.
Pendidikan karakter juga menjadi fondasi utama.
Di sekolah, anak dibiasakan melakukan aktivitas positif yang dilakukan secara konsisten.
Pendekatan moral yang diterapkan meliputi moral knowing, moral feeling, dan moral action.
Sehingga anak tidak hanya memahami nilai moral, tetapi juga menghayatinya dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi Ima, mendidik anak usia dini harus dilakukan dengan cinta.
’’Saya percaya, meski sederhana, setiap proses pembelajaran yang kita berikan akan memberi makna bagi kehidupan anak,’’ ungkap ibu yang hobi bersih-bersih rumah tersebut.
Ke depan, KB Talia Insan Mulia terus berkomitmen memperbarui program pembelajaran sesuai perkembangan ilmu pendidikan.
Harapannya, anak-anak tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, tetapi juga memiliki karakter kuat dan siap menapaki jenjang pendidikan berikutnya.
Perenpuan kelahiran 29 Januari 1984 tersebut merasa beruntung karena kiprahnya di bidang PAUD mendapatkan dukungan penuh dari keluarga tercinta.
Terutama suaminya, Arief Krisetiawan SP. Serta anak-anaknya, Nayla Ayu Azka Milla, Arya Bagus Kresnanda serta Alina Ayu Suhita.
Warga Dusun Subontoro Santren RT 003 RW 007 Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung tersebut mengawali pendidikan di SDN Tanggalrejo Mojoagung, JombNG.
Kemudian melanjutkan di SMPN 1 Mojoagung, dan SMAN Mojoagung.
Ima menempuh pendidikan S1 sebanyak dua kali. Pertama S1 Fisika Universitas Negeri Malang.
Kedua S1 PAUD Universitas Terbuka. Karena aktivitasnya banyak dihabiskan untuk mengabdi di PAUD, ia kembali menggali ilmu S2 PAUD di Universitas Negeri Surabaya.
Selama menempuh pendidikan S2, ia juga melakukan observasi ke sekolah-sekolah di Thailand dan ke kampus yang ada di Malaysia.
Ima merupakan sosok guru yang suka mempelajari hal-hal baru.
Semangatnya untuk belajar selalu menggebu. Guna mendapatkan ilmu yang kemudian ia manfaatkan lagi untuk semua orang. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz