JombangBanget.id - Momentum Hari Guru Nasional 2025 menjadi kado istimewa bagi Nining Nur Amalah, S.Pd.
Guru Tata Boga MAN 8 Jombang membuktikan dedikasi dan inovasinya di dunia pendidikan.
Ia dinobatkan sebagai Terbaik 4 Kategori GTK Madrasah Inovatif 2025 tingkat Provinsi Jawa Timur.
Sebuah ajang bergengsi yang digelar Kanwil Kemenag Jatim pada 1 Desember 2025 dalam melahirkan pendidikan yang inovatif, kreatif, dan berdaya saing.
Nining tumbuh dan besar di kampung halamannya, Dusun Ngemplak, Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek.
Ia merupakan putri bungsu pasangan (alm) Ridlwan dan Masfufah. Nining menjalani pendidikan dari MI Tarbiyatul Aulad Gedangan, MTsN 1 Jombang, MAN 1 Jombang, hingga S1 Pendidikan Tata Boga Universitas Negeri Malang.
Seluruh jenjang pendidikan yang ia lalui membentuk minat dan keahliannya dalam dunia kuliner sekaligus mengokohkan pilihannya menjadi pendidik.
Perjalanan karier Nining tidaklah instan. Ia memulai kiprahnya sebagai pendidik sejak tahun 2013, saat masih menjadi guru honorer di sebuah RA wilayah Kecamatan Diwek.
Enam tahun mengabdi di pendidikan dasar, ia kemudian bergabung dengan MAN 8 Jombang pada 2019.
Saat itu statusnya masih honorer, namun semangatnya untuk membangun pembelajaran kreatif tak pernah surut. Baru pada 2023, ia resmi diangkat sebagai ASN Kemenag.
Inovasi Nining bermula pada tahun 2020, ketika pandemi Covid-19 yang memaksa proses belajar beralih ke sistem daring.
Kondisi itu membuatnya harus memutar otak, agar bagaimana memastikan siswa tetap mendapat pembelajaran praktik Tata Boga secara efektif.
Dari kondisi itu, lahirlah inspirasi untuk membangun media pembelajaran berbasis video melalui kanal YouTube.
Nining pun memutuskan membuat channel bertajuk Dapurrayyanka. Ia mulai memproduksi video tutorial memasak, tips dapur, hingga ide-ide kreatif untuk jualan.
Semua ia lakukan mandiri mulai dari merekam, mengedit, hingga mengunggah.
Untuk pengisi suara, suaminya ikut membantu agar penyajian video lebih nyaman ditonton. ”Awalnya hanya untuk pembelajaran daring anak-anak,” ungkapnya.
Namun siapa sangka, kanal tersebut berkembang pesat, bahkan telah melampaui 358 ribu subscriber dan mengantarkannya menerima Silver Play Button dari YouTube.
Hingga kini sudah lebih dari 1.600 video ia produksi sejak 2020. Bahkan, salah satu konten Nining viral hingga ditonton 5,1 juta views lebih.
Ratusan kontennya tidak sekadar mengajar siswa, tetapi juga mendorong mereka berwirausaha.
Ada video tentang cara membuat daging empuk, ide menu jualan, hingga berbagai resep yang bisa dipraktikkan dan dipasarkan siswa saat praktik Tata Boga.
Inovasinya tidak berhenti di YouTube. Ia kini mulai mengarahkan siswa untuk membuat konten kuliner sendiri, baik untuk tugas praktik maupun promosi produk.
Siswa dibimbing membuat video reels singkat di Instagram dan TikTok, memanfaatkan kreativitas hingga pada akhirnya mampu memasarkan produk mereka secara menarik.
”Kami ingin anak-anak tidak hanya mahir memasak, tapi juga siap di era digital. Mereka harus bisa mempromosikan hasil karyanya,” tuturnya.
Konsistensid an ketekunan itu membawa Nining masuk dalam jajaran terbaik di ajang Anugerah GTK Kemenag Jatim 2025.
Ia bersaing dengan ribuan peserta lain dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.
”Alhamdulillah, kemarin meraih penghargaan dalam ajang Anugerah GTK Kemenag Jatim 2025, ini merupakan pengalaman berharga bagi saya,’’ tambahnya.
Prestasi Pertama yang Menginspirasi
Kiprah Nining Nur Amalah, guru Tata Boga MAN 8 Jombang, langsung mencuri perhatian.
Baru pertama kali mengikuti ajang Anugerah GTK Kemenag Jatim 2025, ia berhasil meraih penghargaan sebagai Terbaik 4 Kategori GTK Madrasah Inovatif 2025 tingkat Provinsi Jawa Timur.
Capaian ini menjadi momentum penting bagi Nining dalam mengukuhkan perannya di dunia pendidikan digital.
Baginya, penghargaan tersebut bukan akhir, melainkan awal untuk terus menghadirkan terobosan.
”Selain inovasi di bidang pendidikan, ini juga sebagai edukasi pembelajaran kepada siswa,’’ papar dia.
Nining menegaskan, inovasi yang ia dorong bertujuan membekali siswa dengan keterampilan relevan sesuai perkembangan zaman.
”Tujuan utama saya adalah memberi bekal pada anak-anak agar mereka punya kemampuan yang relevan dengan zaman,” tambahnya. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz