Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Ini Tips Binaragawan Jombang Peraih Emas Porprov Jatim Jaga Kesehatan dan Kebugaran Tubuh

Wenny Rosalina • Senin, 4 Desember 2023 | 13:20 WIB

 

BEROTOT: Mohammad Adeen Tiro di depan gym tempatnya Sabtu (2/12).
BEROTOT: Mohammad Adeen Tiro di depan gym tempatnya Sabtu (2/12).

JombangBanget.id - Binaragawan asal Jombang Mohammad Adeen Tiro tak pernah berhenti latihan.

Peraih emas Porprov Jatim 9-16 September di Sidoarjo ini sehari latihan dua kali, pagi dan sore.

Untuk kematangan otot dibutuhkan konsistensi dalam latihan.

’’Terhitung sejak 2021, saya mempersiapkan porprov tanpa henti, on track terus. 2021 untuk persiapan porprov 2022. Dan 2022 untuk persiapan porprov 2023. Alhamdulillah berhasil mempertahankan medali emas,’’ kata warga Dusun Gedangkeret Desa Banjardowo Kecamatan Jombang.

Ia meraih medali emas di kelas 70 kilogram putra. Sampai sekarang, Adeen terus melakukan latihan. Meski kepastiannya ikut porprov 2025 belum ditetapkan.

’’Menunggu regulasi dari PBFI, kalau usia masih memenuhi, saya akan ikut lagi,’’ ucapnya.

Sehari, Adeen latihan dua kali, pagi dan sore. Kadang juga malam, antara 2-3 jam per satu sesi latihan.

Dia lebih banyak latihan beban, cardio, berjemur, sauna, lari hingga berenang.

Menu latihan lengkap itu ia lakukan setiap hari menjelang kompetisi. Jika tidak ada kompetisi seperti saat ini, ia hanya latihan inti saja.

’’Seperti berenang, tidak saya lakukan kalau sekarang,’’ ungkap pria kelahiran Jombang 15 Juni 2000 ini.

Dia juga sangat memperhatikan asupan nutrisi. Setiap hari, ia tidak makan nasi putih, melainkan nasi merah. Ditambah dengan dada ayam sebanyak 800 gram.

Cara memasaknya juga tidak asal-asalan. Dada ayam dimasak dengan cara dikukus atau dipanggang di teflon. Bumbunya hanya rempah-rempah.

Mendekati kompetisi, gula dan garam menjadi pantangan utama bagi Adeen. Jika tidak ada perlombaan seperti sekarang, ia tetap konsumsi sedikit garam untuk bumbu masakan.

’’Sebagai manusia biasa ya kadang khilaf. Pingin bakso atau mie instan. Tapi hanya makan kalau sedang sangat ingin. Kalau masih bisa ditahan, ya lebih baik ditahan,’’ tambah putra pasangan Sunarto dan Amarifaah ini.

Setelah makan makanan berat yang berlemak, ia bakar dengan angkat beban atau lari, agar tidak ada kalori yang menumpuk.

’’Mindset saya sendiri. Saya harus bertanggungjawab dengan apa yang telah saya makan,’’ tegasnya.

Sumber nutrisi lainnya didapatkan dari whet protein atau susu, untuk menambah masa otot tanpa lemak.

Setelah menuntaskan pendidikannya di Universitas PGRI Jombang jurusan PJOK, Adeen bakal lebih fokus ke usaha tempat fitnesnya, yang saat ini sudah mulai berjalan.

Bonus Rp 30 juta yang ia dapatkan dari Pemkab Jombang bakal ia berikan ke orang tua, ditabung dan mengembangkan usaha yang telah ia rintis.

’’Yang paling utama adalah untuk orang tua,’’ tegasnya. (wen/jif/fid)

 

 

Editor : Ainul Hafidz
#makan #Jombang #Porprov