JombangBanget.id – RSUD Kabupaten Jombang terus memperkuat layanan kesehatan jiwa dengan mengedepankan deteksi dini gangguan mental.
Salah satunya melalui webinar edukasi kesehatan bertajuk; Saat Tubuh Memberi Sinyal: Membaca Hasil Mental Health Check Up (MHCU) dari Perspektif Multidisiplin, yang digelar secara daring, Sabtu (25/7).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–13.00 WIB melalui Zoom itu diikuti tenaga kesehatan, aparatur sipil negara (ASN), mahasiswa kesehatan hingga masyarakat umum.
Baca Juga: Gandeng PN Jombang, Bank Jatim Sosialisasikan Gugatan Sederhana untuk Kredit Bermasalah
Webinar menghadirkan psikolog, psikiater, dokter spesialis penyakit dalam, dan dokter spesialis saraf untuk membahas kesehatan mental dari berbagai disiplin ilmu.
’’Kesehatan mental merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari konsep kesehatan secara menyeluruh,’’ kata Direktur RSUD Kabupaten Jombang, dr Pudji Umbaran MKP.
Karena itu, tenaga kesehatan perlu memiliki pemahaman yang sama dalam mendeteksi maupun menangani persoalan kejiwaan sejak dini.
’’Menurut WHO, sehat itu bersifat holistik, meliputi sehat jasmani, rohani, sosial maupun ekonomi. Semua itu harus kita jaga bersama-sama,’’ terangnya.
Baca Juga: Gagasan dan Harapan untuk Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU)
Berbagai persoalan mental yang tidak ditangani sejak awal dapat memicu munculnya gangguan fisik hingga kondisi yang lebih berat.
Karena itu, RSUD Jombang membekali tenaga medis, perawat, dan profesi kesehatan lainnya agar mampu memberikan pelayanan kesehatan jiwa secara komprehensif.
’’Banyak beban-beban psikis yang berdampak pada sakitnya tubuh. Bahkan bisa berujung pada tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Ini yang harus kita lakukan pencegahan,’’ ungkapnya.
RSUD Jombang kini memiliki program Mental Health Check Up (MHCU) sebagai sarana mendeteksi dini berbagai persoalan kesehatan mental.
Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali kondisi psikologis sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih serius.
’’Melalui Mental Health Check Up ini akan diketahui problem kejiwaan yang dialami seseorang. Dari hasil itu akan muncul rekomendasi penanganan sehingga bisa dilakukan pencegahan sebelum terjadi kondisi yang lebih berat,’’ jelasnya.
Baca Juga: Binrohtal: Ulama dan Umara Harus Bersatu Demi Kemaslahatan Umat
Pudji berharap masyarakat tidak mengabaikan berbagai keluhan yang kerap dianggap sepele.
Seperti mudah lelah, sulit berkonsentrasi, gangguan tidur, kecemasan hingga keluhan fisik yang berulang. Kondisi tersebut bisa menjadi sinyal awal adanya gangguan kesehatan mental.
Dalam webinar tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai cara membaca hasil skrining kesehatan mental (MHCU).
Wawasan multidisiplin dari empat narasumber. Informasi praktis menjaga kesehatan mental dan fisik. Serta sesi tanya jawab interaktif.
Baca Juga: Polres Jombang Larang Karnaval dan Sound Horeg Selama Muktamar NU, Ini Alasannya
Empat narasumber yang dihadirkan, psikolog klinis CH Widiyanti SPsi MSi MPsi.
Psikiater dr Antina Nevi Hidayati SpKJ. Dokter spesialis penyakit dalam, dr Irma Yuliawati Puji Lestari SpPD.
Serta dokter spesialis saraf, dr Intan Nurswida SpS. Webinar dipandu moderator Honggo Dewanto AMd PK. (ang/jif)
Editor : Ainul Hafidz