Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Nyeri Perut Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius, RSUD Jombang Andalkan CT Scan dan USG

Anggi Fridianto • Selasa, 30 Juni 2026 | 05:55 WIB
UNGGULAN: Layanan poli eksekutif RSUD Jombang. (Anggi Fridianto/Radar Jombang)
UNGGULAN: Layanan poli eksekutif RSUD Jombang. (Anggi Fridianto/Radar Jombang)

JombangBanget.id  – RSUD Jombang terus meningkatkan layanan ke masyarakat.

Salah satunya, edukasi terkait keluhan nyeri perut agar tidak dianggap sebagai penyakit biasa karena dapat menjadi tanda gangguan serius pada organ vital.

Dokter Spesialis Radiologi RSUD Jombang dr. Ikhsan Nugroho menjelaskan, nyeri perut merupakan keluhan yang kompleks karena melibatkan banyak organ di dalam rongga perut.

Karena itu, masyarakat diimbau tidak melakukan diagnosis sendiri hanya berdasarkan gejala yang dirasakan.

Baca Juga: KSMI Jawa Timur Resmi Jadi Anggota KONI Jatim, Sepak Bola Mini Makin Diakui

”Kalau nyeri perut itu paling tidak enak. Buat kerja tidak enak, buat mikir tidak enak, apalagi pekerjaan fisik seperti angkat beban, pasti terganggu total,” ujarnya, Senin (6/7).

Menurut dr. Ikhsan, di dalam rongga perut terdapat berbagai organ penting seperti lambung, hati, limpa, empedu, ginjal, usus buntu hingga organ reproduksi wanita.

Lokasi munculnya nyeri dapat menjadi petunjuk adanya gangguan pada organ tertentu sehingga memerlukan pemeriksaan medis yang tepat.

Dalam pemeriksaan awal, dokter akan menilai secara detail lokasi nyeri serta melakukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui kemungkinan adanya gangguan seperti usus buntu, batu ginjal, batu empedu maupun penyakit lainnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta lebih peka terhadap tanda bahaya atau "alarm" tubuh, seperti munculnya benjolan di perut, nyeri yang terus-menerus, hingga buang air kecil disertai darah.

”Yang paling mudah itu diraba, ada benjolan atau tidak. Kalau sakitnya hilang timbul atau terus-menerus harus diperhatikan. Apalagi kalau kencing keluar darah, itu alarm serius yang jangan disepelekan,” imbuhnya.

Sebagai dokter radiologi, dr. Ikhsan menekankan pentingnya pemeriksaan ultrasonografi (USG) dalam membantu menegakkan diagnosis.

Menurutnya, USG menjadi metode yang aman karena tidak menggunakan radiasi seperti CT Scan maupun rontgen, sekaligus mampu menampilkan kondisi organ secara langsung.

”Kelebihan USG itu tanpa radiasi dan bisa melihat kondisi organ secara real time. Jadi sangat membantu dokter mengetahui gangguan di dalam perut dengan lebih detail,” jelasnya.

Baca Juga: Pasar Ploso Baru Ditata, DPRD Jombang Desak Pemkab Segera Tertibkan Pedagang Liar

Saat ini, RSUD Jombang telah menyediakan layanan pemeriksaan USG yang dapat diakses masyarakat, baik secara mandiri maupun menggunakan jaminan BPJS Kesehatan.

Direktur RSUD Jombang dr. Pudji Umbaran menegaskan, edukasi kesehatan kepada masyarakat menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pencegahan dan deteksi dini penyakit.

”RSUD Jombang berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang prima, unggul, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Kami terus meningkatkan kualitas layanan, didukung tenaga medis yang kompeten serta fasilitas penunjang yang memadai agar masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, tepat, dan berkualitas,” ujarnya. (ang/fid)

Editor : Ainul Hafidz
#nyeri perut #ct scan #usg #RSUD Jombang #Jombang