Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Cegah Gagal Ginjal Sejak Dini, Begini Langkah RSUD Jombang

Anggi Fridianto • Jumat, 27 Maret 2026 | 08:59 WIB
PEDULI: Direktur RSUD Jombang, Pudji Umbaran saat memberikan edukasi dan cenderamata kepada penderita ginjal Kamis (12/3). (Anggi Fridianto/Radar Jombang)
PEDULI: Direktur RSUD Jombang, Pudji Umbaran saat memberikan edukasi dan cenderamata kepada penderita ginjal Kamis (12/3). (Anggi Fridianto/Radar Jombang)

 JombangBanget.id – RSUD Jombang komitmen meningkatkan layanan kesehatan salah satunya menggencarkan edukasi kesehatan ginjal.

Hal itu, dilakukan dalam peringatan Hari Ginjal Internasional melalui mini simposium di Aula Bung Tomo, Kamis (12/3).

Kegiatan ini mengangkat tema “Kidney Health for All: Caring for People, Protecting the Planet”.

Momentum ini dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya menjaga kesehatan ginjal sekaligus memperkuat langkah pencegahan sejak dini.

Baca Juga: Pneumonia Masih Tinggi, RSUD Jombang Catat Hingga Segini Jumlah Kasusnya

Direktur RSUD Jombang, Pudji Umbaran menjelaskan, tema tersebut menekankan pentingnya akses kesehatan ginjal bagi semua kalangan, disertai kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.

“Tema ini mengandung makna bahwa kesehatan ginjal harus bisa dirasakan oleh semua orang. Caranya dengan meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada para pasien, sekaligus menjaga lingkungan agar tetap sehat karena lingkungan juga berpengaruh terhadap kesehatan tubuh,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, RSUD Jombang juga menyerahkan cenderamata kepada pasien yang menjalani terapi hemodialisa atau cuci darah.

Langkah tersebut menjadi bentuk dukungan moral bagi pasien yang tengah berjuang melawan penyakit ginjal.

Pudji menyebut, gangguan ginjal dipicu banyak faktor yang saling berkaitan.

Tidak hanya kondisi individu, tetapi juga dipengaruhi lingkungan, pola hidup, hingga aspek pelayanan kesehatan dan keamanan pangan.

“Penyebab gangguan ginjal itu multi kompleks. Bisa dari pasiennya sendiri, dari lingkungan, dari tenaga kesehatan yang kurang hati-hati, bahkan dari penjual makanan yang tidak memperhatikan kesehatan,” katanya.

Karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam pencegahan.

Dari sisi internal, RSUD Jombang terus mendorong tenaga kesehatan memberikan layanan yang aman dan berkualitas.

“Kami sebagai petugas kesehatan tentu memiliki atensi besar untuk memberikan pelayanan yang optimal dan tidak menimbulkan dampak terhadap organ tubuh, baik ginjal maupun organ lainnya,” jelasnya.

Selain peningkatan layanan, edukasi masyarakat juga terus digencarkan. RSUD Jombang memanfaatkan berbagai media, mulai dari program Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS), podcast kesehatan, hingga rencana sosialisasi langsung ke wilayah kecamatan.

Baca Juga: Dokter Kandungan RSUD Ploso Jombang Ini Batasi Pasien Demi Pelayanan Tetap Maksimal

“Kami memiliki podcast yang bisa ditonton masyarakat luas terkait pencegahan penyakit ginjal. Ke depan kami juga akan turun ke kecamatan-kecamatan untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan,” tambahnya.

Ia mengingatkan, pencegahan penyakit ginjal dapat dimulai dari kebiasaan sederhana. Di antaranya menjaga pola makan, rutin mengontrol tekanan darah, serta mengelola penyakit kronis seperti diabetes.

Konsumsi air putih yang cukup juga menjadi faktor penting dalam menjaga fungsi ginjal.

“Air putih sangat penting untuk membantu menetralkan racun di dalam tubuh. Jadi pola hidup sehat, mengontrol tekanan darah, menangani diabetes dengan baik, serta cukup minum air putih merupakan langkah sederhana untuk mencegah gangguan ginjal,” pungkasnya. (ang)

Editor : Ainul Hafidz
#cegah gagal ginjal #gagal ginjal #kesehatan #RSUD Jombang #Jombang