JombangBanget.id – Tenggat waktu pelaksanaan imunisasi vaksin Measles Rubella (MR) Jombnag tinggal tiga bulan.
Sampai Selasa (30/9), pelaksanaannya di Jombang belum mencapai 50 persen.
’’Vaksinasi MR masih ada yang dibawah 50 persen,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, dr Hexawan Tjahja Widada.
Vaksin MR sendiri sangat penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh anak, terutama balita yang rentan terhadap virus.
Vaksin MR pertama targetnya diberikan kepada 19.855 bayi usia 9 bulan.
Yang sudah mendapatkan vaksin MR 1 17.364 bayi atau 72 persen.
MR kedua targetnya diberikan kepada 19.931 bayi usia 18 bulan. Capaiannya baru 48 persen, 9.599 bayi.
MR 3 diberikan kepada siswa kelas 1 SD, targetnya 19.032 siswa. Yang sudah menerima 88 persen atau 16.775 siswa.
’’Vaksin MR dapat diberikan di pos imunisasi atau posyandu, bisa juga di puskesmas dan di sekolah untuk anak sekolah,’’ jelasnya.
Hingga Mei 2025, sebanyak dua anak terpapar kasus campak dan dua anak terpapar kasus rubella.
’’Menghadapi kasus campak ini, kami juga berupaya meningkatkan cakupan imunisasi melalui sweeping dan imunisasi kejar,’’ ungkapnya.
Agar tidak terlanjur parah, kasus campak dan rubella harus ditemukan sedini mungkin.
Pengambilan dan pemeriksaan spesimen. Melakukan isolasi kasus dengan cara mandiri atau melalui faskes disesuaikan dengan kondisi klinis.
Pelacakan kontak erat juga dilakukan untuk menghentikan penyebaran.
Pemantauan kontak erat serta edukasi kesehatan kepada masyarakat. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz