Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Melalui Program Anting Berlian, Dinkes Jombang Optimistis Angka Stunting Turun Segini

Wenny Rosalina • Selasa, 6 Mei 2025 | 14:07 WIB
KOMPAK: Bupati Jombang Warsubi, Kepala Dinkes dr Hexawan Tjahja Widada MKP saat program Anting Berlian di Puskesmas Mojowarno, Senin (5/5).
KOMPAK: Bupati Jombang Warsubi, Kepala Dinkes dr Hexawan Tjahja Widada MKP saat program Anting Berlian di Puskesmas Mojowarno, Senin (5/5).

JombangBanget.id – Pemkab Jombang terus berupaya menurunkan angka stunting.

Di antaranya, melalui program Anting Berlian (Aksi Nyata Pemkab Jombang Tangani Stunting Berkelanjutan) di Puskesmas Mojowarno, Senin (5/5).

Akhir tahun ini angka stunting di Jombang ditarget turun hingga angka tiga persen.

’’Kondisi terkini pada April 2025, berdasarkan aplikasi si gizi kesga kementerian kesehatan, prevalensi stunting berada pada angka 4,17 persen. Tentunya angka ini sudah mencapai target yang ditetapkan pemerintah pusat yaitu 18,8 persen pada 2025,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, dr Hexawan Tjahja Widada MKP.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat mempermudah akses layanan balita stunting terstandar sesuai pedoman nasional stunting.

Juga meningkatkan sinergitas semua unsur pentahelix dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Salah satu aksi nyata yang diberikan yaitu memastikan kesediaan asupan bergizi melalui pemberian susu gratis pada balita stunting, balita wasting dan ibu hamil kurang energi kronis (KEK).

Berupa susu gratis sebanyak 14.760 dos yang diberikan secara serentak di 34 puskesmas, untuk 90 balita stunting, 203 balita wasting dan 100 ibu hamil KEK.

Juga memberikan tatalaksana balita stunting oleh dokter spesialis anak yang dihadirkan ke puskesmas.

Tatalaksana balita wasting oleh dokter puskesmas, dan tatalaksana ibu hamil KEK oleh dokter spesialis kandungan yang dihadirkan ke puskesmas.

Konseling gizi, layanan akupresur balita stunting serta pemberian paket bantuan tambahan asupan gizi dari unsur pentahelix berupa makanan kaya protein hewani.

Baca Juga: Pentingnya Edukasi Stunting

Dalam kegiatan tersebut hadir juga ketua TP PKK Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, istri Wakil Bupati Jombang Ema Erfina Salmanudin.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang Lilik Agus Purnomo.

Serta jajaran Forkopimda, dan Forkopimcam Mojowarno, kepala desa di Kecamatan Mojowarno, organisasi profesi, organisasi keagamaan dan wanita.

Akademisi, perwakilan pihak swasta, media dan kader posyandu Kecamatan Mojowarno. Kegiatan juga diikuti secara daring bersama 33 puskesmas lainnya.

Berjumlah kurang lebih 500 orang yang terdiri dari 393 sasaran penerima susu gratis, petugas puskesmas dan perwakilan Forkopimcam.

Bupati Warsubi mengapresiasi semua pihak yang telah berperan aktif menekan angka stunting di Kabupaten Jombang hingga berada pada angka 4,17 persen.

’’Kita perlu terus memperkuat konvergensi, kolaborasi, sinergitas semua unsur terkait. Harapannya di akhir 2025 prevalensi stunting dapat mencapai tiga persen,’’ jelasnya.

Anting Berlian diharapkan menjadi kegiatan yang berkelanjutan demi menuntaskan stunting di Kabupaten Jombang.

’’Sehingga dapat menciptakan generasi penerus yang cerdas dan berkualitas serta dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,’’ tegasnya. (wen/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #anting berlian #angka stunting #Jombang #target #balita #Dinkes Jombang #program #Stunting