Rabu (2/9) di Pondok Pesantren Al Masruriyyah Tebuireng, Ustazah Oliv menjelaskan pentingnya mendengarkan nasihat guru.
’’Nasihat guru sama dengan nasihat orang tua,’’ tuturnya.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Orang tua itu ada tiga.
Baca Juga: FRMJ Dirikan Tenda, Siap Bermalam di Depan Kantor Pemkab Jombang
Yang melahirkan kita yakni orang tua kandung. Yang mengajari kita yakni bapak ibu guru.
Serta yang menikahkan kita dengan anaknya yakni bapak ibu mertua.
Guru kepada muridnya juga memposisikan dirinya sebagai orang tua kandung bagi muridnya.
’’Tidak ada guru yang tidak menginginkan kebaikan, keselamatan, kesuksesan dan kesehatan bagi muridnya,’’ terangnya.
Baca Juga: Daur Ulang Jadi Kreasi, Pawai Budaya Denanyar Jombang Makin Meriah
Murid harus mau menerima nasihat guru. Murid juga diimbau agar bersabar menerima serta mengamalkan nasihat yang disampaikan guru.
Semua nasihat guru harus kita terapkan di kehidupan sehari-hari murid. Seorang murid juga harus introspeksi terhadap segala perbuatan, sikap, kesalahan dan kelemahannya.
Murid yang tidak taat guru akan gagal belajar. Seperti kisah Nabi Musa alaihissalam yang gagal berguru kepada Nabir Hidir alaihissalam. Sebagaimana diabadikan di QS Alkahfi.
Murid harus taat kepada guru. Tidak boleh durhaka apalagi menyakiti guru.
Nabi bersabda; Murid yang menyakiti guru akan diuji dengan tiga hal.
Baca Juga: Auliya Octaviani, Ibu Empat Anak yang Masih Mengejar Cita-Cita Lanjut S2
Pertama, hilang hafalannya. Kedua, lisannya tidak akan bisa menyampaikan ilmu. Serta ketiga, fakir jelang wafatnya.
Oleh: Mikaila Althafunnisa, kelas 9-C SMP A Wahid Hasyim Tebuireng, Jombang
Editor : Ainul Hafidz