Kamis (3/9) di Pondok Putri Pesantren Tebuireng, para santri mengikuti peringatan maulid Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam.
Gus Rifqil Muslim Suyuthi dan istrinya, Ning Imas Fatimatuz Zahra, dari Pesantren Lirboyo, Kediri, menjelaskan kiat meneladani akhlak nabi untuk membangun karakter generasi.
’’Berbicara tentang akhlak pasti rujukannya kepada Nabi. Bahkan sebelum menjadi Nabi, beliau sudah dikenal dengan akhlaknya,’’ kata Gus Rifqil.
Baca Juga: Hasil Lab Keluar, Udang Saus Padang MBG di SMPN 1 Kabuh Jombang Positif Mengandung E Coli
Santri harus berakhlakul karimah. ’’Jika seorang santri tidak punya akhlakul karimah, maka ia tidak patut disebut santri,’’ terangnya.
Kita harus meneladani akhlak Nabi. Nabi sama seperti manusia biasa, beliau juga bekerja dan beribadah, Rasulullah juga sangat menginginkan keselamatan umatnya.
Lalu beliau menghabiskan waktunya untuk belajar hingga memiliki karakter yang baik dan ketika masih muda beliau menggembleng dirinya untuk mandiri dengan cara menggembala dan berdagang.
Dibalik semua cobaan yang dialami Rasulullah beliau memiliki sifat yang luar biasa yaitu sabar, yang mana Rasul terus berjuang dan berdakwah meski terus mendapatkan penolakan.
Baca Juga: Sungai di Jombang Penuh Endapan dan Limbah Berbau Busuk, DLH Jombang Bilang Begini
Dalam fiqih dijelaskan boleh kita memberi balasan apabila kita dizalimi adalah sebagaimana perbuatannya kepada kita, namun itu adalah akhlak terendah.
Adan dan akhlak di atasnya adalah memaafkan.
Kunci dari umat yang baik adalah individu yang baik, dan individu yang baik adalah individu yang bisa mencontohkan hal positif seperti halnya Baginda Nabi Muhammad SAW.
Di tengah kemajuan teknologi di mana semua instan dan dipermudah padahal ayat pertama yang diturunkan adalah اقرء bacalah.
Perintah untuk beliterasi di mana itu adalah proses belajar, tetapi sekarang ini banyak orang yang melihat dari video-video pendek yang sangat mempengaruhi fokus kita, melihat video pendek dengan literasi kualitas yang dihasilkan juga berbeda.
Baca Juga: Kemarau Panjang, Embung di Jombang Ini Kondisinya Mengenaskan
Di dunia ini tidak ada yang instan, begitu pula jika ingin meneladani akhlak nabi juga butuh proses untuk belajar dan terbiasa.
Oleh: Ziycka Naila Mafaza, kelas 10-E MA Salafiyah Syafiiyah Tebuireng , Jombang
Editor : Ainul Hafidz