Rabu (19/8) di Madrasah Diniyah, Dusun Juwet, Desa Dukuhdimoro, Mojoagung, Ustad Sutris menjelaskan kiat menghafal Quran.
’’Orang yang menghafal Quran itu harus fokus,’’ tuturnya.
Menghafal Quran butuh kesabaran dan ketekunan. Tidak cukup hanya menghafal ayat baru, tapi juga harus menjaga hafalan dengan murajaah atau mengulang hafalan secara rutin.
Baca Juga: Binrohtal: Merdeka Sejati Bukan Hanya Bebas dari Penjajahan
Allah Ta’ala berfirman: Dan sungguh, telah Kami mudahkan Alquran untuk zikir, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran? (QS Al-Qamar 17).
Ayat tersebut menjadi motivasi bahwa Allah telah memberikan kemudahan untuk mempelajari dan menghafal Alquran.
Namun, kemudahan tersebut harus disertai usaha, kesungguhan, dan istiqamah.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam mengingatkan agar hafalan Alquran selalu dijaga. Nabi bersabda: Jagalah Alquran.
Baca Juga: Gus Sentot Ajak Anak KB-TK Muslimat 7 Jombang Cintai Nabi
Demi Zat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh Alquran lebih cepat lepas daripada unta dari ikatannya.
Jadi intinya harus sering baca berulang-ulang. Asal mau sering baca pasti bisa hafal.
Asal mau sering murajaah pasti hafalan terjaga. Jika tidak hafal atau hafalan hilang pasti kurang nderes.
Menghafal Alquran bukan perlombaan untuk siapa yang paling cepat selesai, melainkan perjalanan panjang untuk menjaga kalam Allah di dalam hati.
Baca Juga: Gus Sentot Ajak Anak KB-TK Muslimat 7 Jombang Cintai Nabi
Menghafal satu atau beberapa ayat setiap hari secara konsisten lebih baik daripada menghafal dalam jumlah banyak tetapi hanya dilakukan sesekali.
Oleh: Diyas Putri Kurnia Asih, Kelas 10 Akuntansi SMK Unggulan NU Mojoagung, Jombang
Editor : Ainul Hafidz